Sabtu, 25 May, 2013
Naik 5 Persen Menjadi 1,5 Juta Ton

Target Produksi Padi Karawang Lampaui Target

KARAWANG, (PRLM).- Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan(Distanhutbunak) Karawang mengaku jika target produksi padi tahun 2012 ini telah melebihi program P2BN (Peningkatan Produksi Beras Nasional) 2012 sebesar 1,511 juta ton GKP, atau naik 5 persen dari target produksi tahun 2011 sebanyak 1,439 juta ton GKP (gabah kering pungut).

Hal itu dikemukakan Kepala Distanhutbunak Nachrowi M. Nur dalam acara panen perdana kegiatan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) padi dan gerakan pencanangan tanam palawija di areal Kelompok Tani Tirtasari I Kelurahan Tanjungpura, kecamatan Karawang Barat, Jumat (13/7/12).

“Alhamdulillah hasil tanam musim tanam rendeng telah dipanen 100 persen. Dari area tanam seluas 97.521 hektare produksi padinya mencapai 715.470 ton GKP atau telah mencapai 47,33 persen dari target 1,511 juta ton,” ujar Nachrowi.

Dikatakan juga, pada musim tanam (MT) gadu ini, dari rencana tanam 97.529 hektare baru terealisasi seluas 46.588 hektare atau 47,77 persen. Berdasarkan data data per 30 Juni 2012, ada keterlambatan tanam pada lahan seluas lebih kurang 51.000 hektare.

Penyebab keterlambatan tanam tersebut adalah tersendatnya pasokan air bagi sawah golongan air III, IV, dan V. "Pada MT gadu ini realisasi tanam baru mencapai 65.411 hektare atau 67 persen dari target.

Sementara itu Bupati Ade Swara dalam sambutannya mengatakan, saat ini ada 4 program untuk mewujudkan program pertanian di wilayah Kabupaten Karawang. Pertama, pencapaian swasembada pangan berkelanjutan melalui peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, perikanan dan kehutanan. Berikutnya, peningkatan diversifikasi pangan melalui keanekaragaman komoditi pertanian. Setelah itu, peningkatan nilai tambah, daya saing, dan ekspor melalui penanganan paskapanen dan komoditi olahan. Terakhir, peningkatan kesejahteraan petani.

Dikatakan juga, saat ini Pemkab Karawang tengah mengembangkan padi nonhibrida seluas 19.250 hektare, padi hibrida 750 hektare, dan padi lahan kering 1.250 hektare.

Mengenai diversifikasi pangan, lanjut bupati, pengembangan pola tanam padi-padi-palawija harus terus disosialisasikan. "Target produksi palawija tahun ini adalah jagung 15.183 ton, kedelai 3.676 ton, kacang hijau 2.044 ton, kacang tanah 1.216 ton, ubi kayu 13.038 ton, dan ubi jalar 607 ton," kata bupati. (A-106/A-88)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR