Rabu, 19 Jun, 2013

Capres PDIP Jokowi atau Megawati?

JAKARTA, (PRLM).- Kemenangan Jokowi-Ahok dalam Pemilukada DKI Jakarta apakah akan mengubah peta politik pencapresan di PDIP di tahun 2014 mendatang ataukah tetap seperti yang dulu hasil kongres? Hal itu akan tergantung pada kinerja Jokowi jika terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta pada putaran kedua 20 September mendatang. Dan putusan terakhir juga ada pada DPP PDIP, apakah akan tetap mengajukan Megawati atau Jokowi. Yang jelas kemenangan Jokowi tersebut peluang positif bagi PDIP di 2014.

"Soal apakah Jokowi akan menjadi Capres PDIP, itu Ibu Megawati yang paling tahu. Saya selalu bicara kepada anak-anak muda bahwa perubahan itu regenerasi dan itu terjadi. Dan, saya bilang beberapa hari yang lalu, asal regenerasi ini dipimpin oleh parpol seperti yang dijalankan oleh PDIP pasti berhasil. Jadi, Ibu Mega harus mencalonkan orang lain pada 2014," tandas Ketua MPR RI yang juga Ketua Dewan Pertimbangan PDIP Taufiq Kiemas di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (12/7/12).

Lanjut taufiq, kemenangan Jokowi ini mengubah peta politik nasional. "Nyatanya orang yang nggak disangka, dicalonkan malah menang. Kemenangan ini seperti mengulang sejarah pada tahun 1999. Saat itu, Megawati bersama partainya menang telak dalam Pemilu. Jadi, membalikkan segala peta yang ada. Survei semua kalah. Itu seperti tahun 1999 semua tidak menyangka Mbak Mega menang, padahal kita tidak punya apa-apa,” tambah Taufiq. (A-109/A-88)***

Tokoh muda2 yang JUJUR,

Anonymous's picture

Tokoh muda2 yang JUJUR, SEDERHANA, KOMPETEN dan MERAKYAT seperti Jokowi harus menggunakan HAK POLITIKnya dan meningkatkan posisinya di pentas politik nasional. Pencapresan Jokowi adalah bentuk perjuangan politik rakyat terhadap ketidakadilan dan manipulasi politik. JOKOWI sebagai CAPRES 2014 adalah untuk meraih buah dari DEMOKRASI yang sebenar2nya dan menghapus politik uang dan pencitraan yang menyesatkan. POLITIK KERJA yang berdasarkan kejujuran, kemampuan/kompetensi dan meritokrasi bukan popularitas atau status selebriti harus dibudayakan dalam perpolitikan nasional. ARISAN KEKUASAAN oleh CAPRES 4L (LU LAGI LU LAGI) dan DINASTI POLITIK harus segera diakhiri. JOKOWI dan CAPRES2 MUDA alternatif yang sesuai dengan aspirasi yang dibutuhkan masyarakat diharapkan mampu mengembalikan KEDAULATAN RAKYAT.

Wah..kalau sampai kader2

Anonymous's picture

Wah..kalau sampai kader2 PDI-P mendukung jokowi menjadi capres, ini akan menjadi sebuah polemik di internal partai. Megawati dan Puan saja menjadi dua sosok yang dibanding2kan oleh para kader untuk maju ke Pilpres, tp tidak menjadi polemik karena masih satu keluarga. Tapi jika Jokowi yang hrs bersaing dengan Mega dan Puan, sepertinya PDI-P akan menjadi "the next" Golkar yang lambat laun menjadi partai dengan kubu2 internal yang berujung perpecahan!

JOKOWI MENANG ATAU KALAH

Anonymous's picture

JOKOWI MENANG ATAU KALAH PANTAS UNTUK DICAPRESKAN 2014 UNTUK MENGHAPUS KULTUS INDIVIDU DAN MANIPULASI POLITIK OLEH ORANG2 KAYA RAYA.

Jokowi saja belum pasti

Anonymous's picture

Jokowi saja belum pasti menang dan resmi jadi Gubernur. Jangan dicalonin dulu jadi capres. Kalau belum penuh jadi gubernur aja dicalonin presiden, gimana tanggung jawabnya sama janji-janjinya?

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.