Rabu, 22 May, 2013

Dimulai, Pendirian Kios Penampungan di Pasar proyek

BEKASI, (PRLM).- Pengerjaan pendirian penampungan pedagang Pasar Proyek yang kios-kiosnya terbakar pekan lalu mulai bergulir, Kamis (12/7). Pelaksanaan diupayakan rampung dalam sepekan agar pedagang bisa mulai berjualan saat Ramadan tiba.

Pantauan "PRLM" di lokasi, Kamis (12/7), mendapati sejumlah pekerja tengah sibuk menyusun rangka berbahan kaso untuk pendirian kios. Pekerja yang berjumlah sekitar 13 orang terbagi dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan rangka yang berbeda.

"Untuk hari ini memang baru membuat rangka, karena material yang sudah ada baru kaso. Katanya nanti akan datang material yang lain, jadi bisa dikerjakan bagian selanjutnya," kata Kirun (28), salah satu pekerja.

Menurut Kirun, ia dan 12 pekerja yang lain merupakan pekerja di proyek pembangunan pertokoan Bekasi Junction yang diperbantukan sementara untuk pendirian penampungan. Selama empat hari ke depan, Kirun dan pekerja yang lain akan fokus pada pengerjaan penampungan.

Sebelumnya Kepala Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi Abudin mengatakan, pelibatan pengembang Bekasi Junction dilakukan karena mereka masih memiliki tanggung jawab terhadap para pedagang selama gedungnya direvitalisasi.
Manakala kebakaran terjadi pada penampungan pedagang, maka pengembang harus turut bertanggung jawab.

Sementara itu, di sudut lain area yang terbakar, sebuah tenda berukuran sekitar 5m x10m telah berdiri. Di dalam tenda hijau bertuliskan "Kementerian Sosial" itu, sejumlah warga tengah makan dan tidur siang.

"Katanya tenda bantuan dari pemerintah. Baru berdiri semalam (Rabu malam, -red) dan sudah bisa langsung dinikmati oleh kami," kata Eka (46), salah satu warga yang rumahnya turut terbakar.

Selain tenda, beragam jenis bantuan lain pun lancar diterima warga. Mulai dari makanan dan makanan. "Setelah kebakaran bantuan cukup lancar, walaupun tidak diberi tahu dari mana asal pemberinya. Tiap kali jam makan, ada yang mengirim makanan," katanya.

Namun mengenai material untuk mendirikan kembali rumah, hingga kini masih belum pasti. Warga pun berharap kucuran bantuan yang mereka terima termasuk pengadaan material bangunan. (A-184/A-89)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR