PB Percasi Sulit Tentukan Pecatur untuk Olimpiade di Turrki
JAKARTA, (PRLM).- Pengurus Besar Persatuan Olah Raga Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) kesulitan menentukan pecatur yang akan diturunkan pada Olimpiade Catur 2012 di Turki, 27 Agustus-9 September mendatang. Pasalnya dua pecatur andalan Indonesia Irene Kharisma Kusnandar dan Susanto Megaranto yang seharus masuk skuad timnas, tidak mendapat izin Pengprov Percasi Jabar.
Pengprov Percasi Jabar meminta agar kedua pecatur tersebut fokus pada Pekan Olah Raga Nasional (PON), yang pertandingan untuk cabor catur akan dimulai pada 12 September mendatang. Percasi Jabar mengkhawatirkan kedua pecatur tersebut tidak fokus, karena pelaksanaan Olimpiade Catur waktunya sangat mepet dengan PON.
Larangan tersebut membuat Kabid Binpres PB Percasi Kristianus Liem mengaku pihaknya sangat dilematis. Padahal kedua pecatur tersebut juga merupakan andalan Indonesia. "Kami sudah mendapat surat penolakan dari Pengprov Jabar untuk keduanya masuk dalam Olimpiade. Alasan mereka, keduanya dipersiapkan untuk PON tahun ini," ujarnya di Jakarta, siang tadi (12/7).
Baik Irene maupun Susanto pun mengaku sangat bisa ikut dalam kedua kejuaraan tersebut, baik Olimpiade maupun PON. Kini pihaknya mengaku masih menunggu lobi yang dilakukan pihak PB Percasi kepada Pengprov Percasi Jabar.
Susanto dan Irene pun mengaku siap dengan keputusan apapun yang akan diterima mereka. Jika lobi PB Percasi berhasil, maka menurut Liem, kedua pecatur tersebut harus mempersiapkan fisik. Karena waktu pelaksanaan yang berdekatan dan mereka hanya memiliki waktu dua hari untuk pemulihan. "Jarak antara Turki dan Pekanbaru sangat jauh. Makanya mereka harus menyiapkan fisik, karena waktu recovery untuk keduanya tidak banyak," imbuh Liem menambahkan. (A-161/A-147)***
Post new comment