Jumat, 24 May, 2013

Inspektorat Ancam tidak Cairkan Dana Pemeliharaan

PURBALINGGA, (PRLM).- Inspektorat Purbalingga Jawa Tengah menemukan 98 paket pekerjaan konstruksi yang dibiayai APBN pada Dinas Pendidikan setempat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Berdasarkan hasil pemeriksaan pekerjaan Dana Insentif Daerah (DID), Dana Percepatan Pembangunan Insfratuktur Daerah (DPPID) dan Dana Alokasi
Khusus (DAK) 2011, dijumpai ada pekerjaan yang diduga menyimpang

Rekanan diminta untuk melakukan perbaikan sesuai dengan spesifikasi teknis. "Jika tidak maka Inspektorat tidak akan akan menandatangani pencairan dana pemeliharaan 5 persen," kata Inspektur Inspektorat Purbalingga, Yanuar Abidin, Kamis (12/7).

Temuan mencurigakan untuk proyek anggaran 2011 yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan. Untuk proyek DID terdapat 16 temuan adanya selisih kurang volume, kemudian 24 temuan karena tidak sesuai spesifikasi teknis dan 25 paket temuan pekerjaan belum sempurna.

Pada pekerjaan yang dibiayai anggaran DPPID, terdapat 33 temuan, terdiri dari 9 paket selisih kurang volume, 12 paket tidak sesuai spek dan 12 lainnya pekerjaan belum sempurna. Ditambahkan Yanuar, pada pekerjaan DAK luncuran 2010 berupa pengadaan alat peraga juga ada jenis-jenis barang yang belum lengkap diterima oleh pihak sekolah.
Semua rekanan diminta melakukan pembetulan sesuai spesifikasi teknis. Jadi tidak hanya sekedar denda atau pengembalian uang," terang Yanuar.

Sementara, Bupati Heru Sidjatmoko meminta semua pengguna anggaran agar membuat catatan rekor bagi rekanan yang masih memiliki hutang. "Yang memiliki track record jelek, tentu bisa dipertimbangkan untuk tidak diberi pekerjaan lagi. Terutama untuk proyek-proyek pilsung dan juksung," katanya.

Khusus untuk Dinas Pendidikan, jumlah pekerjaan yang sangat banyak tentu menjadi kendala dalam melakukan pengawasan. Sistem pengawasannya harus ditingkatkan.

Sesuai data pada Dinas Pendidikan, tahun ini terdapat 554 paket pekerjaan dengan jumlah anggaran mencapai Rp 124,1 milyar. Jumlah itu terdiri dari proyek dana alokasi khusus (DAK) luncuran 2011 sebanyak 140 paket, Dana Insentif Daerah (DID) 51 paket, Bantuan Gubernur 59 paket, APBD Kabupaten 14 paket dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Murni 2012 213 paket.

Lainnya berupa pekerjaan Block Grand APBN meliputi rehab nasional ruang kelas SD 58 peket, rehab nasional ruang kelas SMP 12 paket dan rehab nasional ruang kelas SMP RSBI 2 paket. Paket pengadaan dengan lelang 86, Pemilihan langsung 73, Peunjukan langsung 69 dan Swakelola 326 paket. (A-99/A-147)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR