Jumat, 24 May, 2013

Foke Anggap Pilgub Jakarta Kondusif

JAKARTA, (PRLM).- Calon Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menilai Pemilukada kali ini lebih baik dibandingkan Pilgub 2007 lalu. Hal ini karena Pemilukada 2012 berlangsung aman tanpa ada insiden sekecil apapun.

"Saya sangat hargai Komisi Pemilihan Umum (KPUD) daerah dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang telah bekerja keras. Sehingga tahapan Pemilukada di Jakarta bisa berjalan dengan lancar," ucap Fauzi yang biasa disapa Foke di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Teuku Umar, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/12).

Menurut Fauzi, masyarakat Jakarta dan petugas memiliki semangat yang tinggi dalam untuk menjaga ketenangan ibukota. Dan, ia pun berharap semua yang ikut Pilkada maksudnya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk kebaikan Jakarta menjadi lebih baik.

"Jadi saya mohon dukungan segenap warga untuk menjaga ketenangan Ibukota, mudah-mudahan Pilkada 2012 berjalan lancar transparan, jujur, adil dan membuat yang terbaik untuk ibukota," ujarnya.

Berdasarkan pemantauan "PRLM", Fauzi Bowo dan keluarga mencoblos di TPS 01 Teuku Umar, Gondangdia dan mereka tiba sekitar pukul 8.15 WIB. Dengan jumlah daftar pemilih tetap hingga 326 orang, Fauzi Bowo berada di nomer pemilih 34.

Namun, sangat disayangkan dalam perhitungan di TPS 01 Teuku Umar sebanyak 116 dari total pemilih itu lebih memilih golput atau tidak menggunakan hak suaranya. Ketua KPPS TPS 01, W Suhadi mengatakan, kotak suara TPS 02 dibuka pada pukul 13.45 WIB dan mulai dihitung pada pukul 14.00 WIB. "Hasilnya, sebanyak 218 pemilih yang mencoblos di sini, sedangkan sisanya sebanyak 116 pemilih memutuskan golput," ucapnya.

Di tempat terpisah, pasangan Cagub dan Cawagub Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menang telak di TPS tempat Cagub Faisal Basri mencoblos yakni di TPS 007 Jln. Ciasem II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pasangan Jokowi-Ahok mendapatkan 83 suara sedangkan Faisal-Basri mendapat perolahan 43 suara.

Pada TPS itu, masyarakat yang menggunakan hak suaranya hanya 173 warga dari jumlah DPT 316 orang. Hasil perhitungan di TPS 007, Jokowi-Ahok 83 suara, Faisal-Basri 43 suara, Fauzi Nachrowi 30 suara, Hidayat-Didik 7 suara, Alex-Nono 6 suara, dan Hendardji-Riza 2 suara.

Sementara itu, pengawasan bersama yang di lakukan oleh posko Pengawasan Pemilu Terpadu (Awaslupadu) banyak menemukan DPT bermasalah dan problem fasilitasi KPU terhadap pemilih.

Menurut Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nasrulloh mengatakan, kebanyakan DPT bermasalah ditemukan di TPS khusus dan TPS umum. "Di TPS khusus misalnya LP Cipinang, salinan DPT yang dipampang dalam

papan pengumuman bermasalah. Karena tidak adanya salinan DPT yang tidak mencantumkan nomor pemilih, tempat tanggal lahir, jenis kelamin," katanya kepada wartawan di kantor Bawaslu JL. MH. Thamrin, Jakarta, Rabu (11/7). (A-194/A-88)***

Seharusnya Foke mundur saja

Anonymous's picture

Seharusnya Foke mundur saja tidak perlu ikut putaran kedua Pilkada DKI, toh hasilnya nanti Pasangan Jokowi dan Ahok dipastikan menang, demi kewibawaan, aspirasi rakyat serta menghemat anggaran, dan semoga di Jawa Barat bisa mendapatkan calon Gubernur seperti Jokowi seorang pemimpin Pekerja keras dan berpihak pada rakyat.

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR