Sindikat Terbesar Curanmor di Garut Dibekuk

TUJUH orang anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Garut yang diringkus aparat Kepolisian Resor Garut, Rabu (11/7/12).*
ARIF KRISTANTO/PRLM
TUJUH orang anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Garut yang diringkus aparat Kepolisian Resor Garut, Rabu (11/7/12).*

GARUT, (PRLM).- Tujuh orang anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor terbesar di Kabupaten Garut diringkus aparat Kepolisian Resor Garut. Dua di antaranya ditembak saat penangkapan.

Pengungkapan kasus dan penangkapan para tersangka tidak lepas dari banyaknya laporan masyarakat. Dari tangan para tersangka, Polres Garut mengamankan sembilan sepeda motor dan barang bukti berupa sejumlah kunci astag yang digunakan para tersangka untuk melakukan aksinya. Para tersangka dijerat pasal 363 tentang pencurian kendaraan bermotor dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Enjang Hasan Kurnia saat ditemui di Mapolres Garut, Rabu (11/7/12) mengatakan, komplotan pencuri kendaraan bermotor tersebut diotaki oleh AA alias Asep Dodol (30), seorang buruh tani asal Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Garut.

Residivis ini berperan sebagai penadah, penyedia peralatan, sekaligus menjadi "guru" bagi anggota komplotan lainnya yang dia rekrut sendiri dari kalangan narapidana dan berandal motor di Garut. Karena melawan dan berusaha melarikan diri saat ditangkap, polisi menghadiahi kaki Asep dengan timah panas.

"Dari sejumlah penangkapan, kami kembangkan lagi sampai ditangkap anggota-anggota lainnya. Mereka adalah anggota Brigez dan beberapa masih sekolah SMA. Mereka masih ada hubunganya dengan Kerdi (panglima Brigez Priangan yang ditembak Polres Garut). Ada beberapa orang masih dalam pencarian," ungkap Enjang. (A-168/A-88)***

Baca Juga

Golkar Berpaling, Dedi Mulyadi Putuskan Sikap Minggu Depan

PURWAKARTA, (PR).- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dikabarkan telah menetapkan dukungan terhadap Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan anggota DPR RI Daniel Muttaqien sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang

Ini Makna Sumpah Pemuda Menurut Dedi Mulyadi

PURWAKARTA, (PR).- Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai wahana untuk menjaga Tanah Air serta memiliki daya saing, terutama untuk para generasi muda hari ini.