Senin, 20 May, 2013

Salma Nadila dan Julian Sina Terpilih Menjadi Mojang dan Jajaka Pinilih Kab. Bandung

SOREANG, (PRLM).- Mojang dan Jajaka pinilih harus mampu memberikan kontribusi terbaik mereka terhadap kemajuan Kabupaten Bandung, terutama di bidang pariwisata. Mereka diharapkan bisa memperkenalkan potensi-potensi wisata Kabupaten Bandung agar lebih dikenal di luar daerah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Bandung Dadang M. Naser dalam Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Bandung 2012 di Gedung Moch. Toha-Soreang, Selasa (10/7) malam.

Dalam acara tersebut, Dadang secara langsung menyerahkan piala dan penghargaan kepada Salma Nadila (Kec. Soreang) dan Julian Sina (Kec. Pasirjambu) yang menjadi Mojang dan Jajaka pinilih tingkat dewasa.

Di tempat yang sama, malam itu Dadang juga menyerahkan piala kepada Helmi sebagai juara Sayembara desain batik khas Kabupaten Bandung. Helmi yang merupakan warga Kecamatan Kutawaringin, muncul sebagai juara mengalahkan para pesaingnya lewat desain batik berjudul “Anonim”.

Menurut Dadang, prestasi para mojang dan jajaka, serta pemenang sayembara desian batik jelas merupakan modal utama bagi mereka untuk berkontribusi demi kemajuan Kabupaten Bandung. Dengan kemampuan yang dimiliki, mereka diharapkan bisa memberi sumbangsih terbesar bagi sektor pariwisata Kabupaten Bandung.

Saat ini, kata Dadang, sektor pariwisata Kabupaten Bandung sudah mulai mengalami kemajuan. Hal itu ditunjukan dengan semakin diakuinya beberapa objek wisata andalan di kawasan Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali, dan Pangelangan oleh masyarakat di luar Kabupaten Bandung. Namun, kemajuan itu masih harus terus didorong lewat promosi yang bisa dilakukan oleh para mojang dan jajaka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Bandung Akhmad Djohara mengatakan, kriteria penilaian dalam pasanggiri mojang jajaka Kabupaten Bandung meliputi aspek kecerdasan (brain), kepribadian (behaviour) dan kecantikan (beauty).

“Ketiga aspek ini harus dinilai secara menyeluruh, jadi tidak benar kalau pasanggiri ini hanya mengandalkan aspek kecantikan semata,” katanya.

Menurut Akhmad, tahun ini pasanggiri mojang dan jajaka Kabupaten Bandung diikuti sedikitnya 241 peserta dari 31 kecamatan. Mereka sempat mengikuti karantina selama tiga hari di kawasan obyek wisata Patuha.

Di sana, para peserta mengikuti berbagai kegiatan fisik maupun non fisik. Dari hasil kegiatan itu, panitia berhasil menyaring 40 peserta pasangan mojang jajaka tingkat remaja dan dewasa untuk masuk grand final.

Secara ringkas, Akhmad menjelaskan, pinilih I tingkat remaja Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Bandung 2012 diraih oleh pasangan Intan Aprilia/Nur M. Gifari (Solokanjeruk/Rancaekek), pinilih II. diraih oleh pasangan Sanian Nurbayati/Valeri Nizar (Cicalengka/Soreang) dan pinilih III diraih oleh pasangan. Diana Fadilah/Cep Bubun (Cicalengka/Cicalengka).

Sementara untuk tingkat dewasa pinilih I diraih oleh pasangan Salma Nadila/Julian Sina (Soreang/Pasirjambu), pinilih II Rina Juliana/Trimans Yogiana (Dayeuhkolot/Pameungpeuk) dan pinilih III. Ratifika/Fikri Subina (Margahayu/Katapang). (A-178/A-89)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.