Kumis Panjang Wali Kota Murray Bikin Warga Tergila-gila

Dan Snarr (62), Wali Kota  Murray.*
USA.SE.PL/PRLM
Dan Snarr (62), Wali Kota Murray.*

SALT LAKE CITY, (PRLM).- Masih ingat dengan kisah Dan Snarr (62), Wali Kota Murray, Amerika Serikat, yang panjang kumisnya 18 inchi (46 cm)? Pada parade peringatan hari kemerdekaan AS 4 Juli lalu, Snarr menyerahkan nasib kumisnya itu lewat voting warga. Warga yang setuju kumisnya dibiarkan panjang, diminta untuk mengacungkan jempol ke atas. Sebaliknya, warga diminta mengacungkan jempol ke bawah.

Hasilnya,ternyata warga tidak rela kumis Snarr dicukur. Ini telah menyebabkan istri sang Wali Kota, April Snarr kecewa pada warga. "Saya sempat berharap, hasil voting akan berpihak pada saya. Ternyata, tidak," ujarnya seperti dilaporkan laman upi.com, Sabtu (7/7/12).

Snarr pun mencoba menghibur hati sang istri dengan memotong kumisnya itu pada sisi kiri dan kanan, masing-masing sepanjang satu inchi (2,54 cm). Pasalnya, kata Snarr, panjang kumisnya sudah melebihi target awal sepanjang 16 inchi (41 cm).

Angka 16 ini spesial lantaran itu menandai 16 tahun lamanya dia memimpin Kota Murray. Pada akhir 2012 ini, masa jabatan Snarr berakhir dan tidak akan diperpanjang lagi. (A-133/A-88)***

Baca Juga

PBB dan UE Kecam Hukuman Mati di Indonesia

NEW YORK, (PR).- Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak pemerintah Indonesia menghentikan pelaksanaan hukuman mati. Hukuman mati dinilai melanggar hak asasi manusia.

Hillary Clinton: Rusia Ada Dibalik Bocornya Email DNC

WASHINGTON, (PR).- Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton pada hari Minggu, 31 Juli 2016 waktu setempat mengatakan, intelijen Rusia meretas komputer Komite Nasional Partai Demokrat dan Clinton juga mempertanyakan tawaran rivalnya, Donald Trump kepada presiden Rusia Vladimir Putin.

Pemerintah Ganti Kalender, Pekerja Saudi Protes Hilang Gaji

JEDDAH, (PR).- Mayoritas perusahaan di Arab Saudi tak lagi menggunakan kalender Hijriah saat membayar gaji para pegawai mereka. Sebagai gantinya, perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan sistem kalender internasional atau disebut juga kalender Gregorian.

Mesir Lumpuhkan ISIS Sinai

KAIRO, (PR).- Pasukan Militer Mesir mengatakan telah melakukan serangan udara terhadap sejumlah kelompok yang disebut-sebut sebagai ISIS.