Turunnya Jumlah Atlet Olimpiade Indonesia, Cerminan Turunnya Prestasi Olah Raga
JAKARTA, (PRLM).- Menurunnya jumlah atlet olimpiade yang dikirimkan pada multievent terbesar di dunia tahun ini di London, merupakan cerminan prestasi olahraga Indonesia yang sedang menurun. Pasalnya, potret ini jelas memaparkan banyaknya kesalahan yang terjadi pada saat persiapan hingga berbuah kegagalan dalam kualifikasi.
Padahal babak kualifikasi merupakan kunci penentu pengiriman atlet ke Olimpiade. Ini, kata Sekretaris Umum Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) kondisinya tidak seperti dahulu. Persaingan semakin ketat, terlebih lagi kalau dilihat dari peta demografis, jatah tiket untuk wilayah Asia sudah semakin sulit di dapat.
"Karena Australia dan beberapa negara pecahan Uni Soviet pun kini masuk ke Asia. Makanya kita memerlukan strategi yang tepat untuk bisa bersaing," katanya di kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), FX Mall, Senayan, Jakarta, Jumat (6/7/12).
Untuk itu lah, ke depan, pihaknya mengusulkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menetapkan sasaran ke depannya, yakni dengan mempersiapkan cabang-cabang strategis, seperti angkat besi dan bulutangkis. "Ini lah mengapa betapa pentingnya program pembinaan secara berkesinambungan," ujar Agus.
Kini, tuturnya, pihaknya hanya berharap, kendati secara kuantitas atlet yang dikirimkan menurun, namun mudah-mudahan tradisi emas dapat tetap diteruskan. Karena pasalnya, persaingan juga semakin ketat. (A-161/A-108)***
Post new comment