Minggu, 26 May, 2013
RUU Pendidikan tak Layak Diundangkan

APTISI Tolak Konversi PTS Menjadi PTN

YOGYAKARTA, (PRLM).- Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) menolak gagasan pemerintah mengonversi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Jika alasan gagasan tersebut peningkatan APK (Angka Partisipasi Kasar) penyerapan peserta kuliah lebih banyak, pemberdayaan kapasitas PTS lebih logis dan diterima semua pihak dengan lapang dada.

Menurut Ketua Umum APTISI Prof. Dr. Edy Suandi Hamid dan Sekretaris Jenderal APTI Prof. Dr. Suyatno, M.Pd dalam pernyataan tertulis, Jumat (6/7/12), logika pemberdayaan kapasitas PTS justru meringankan pemerintah, dengan lebih hemat anggaran negara.

“Konversi PTS menjadi PTN akan menyebabkan terjadinya akumulasi pembiayaan yang justru akan memberatkan pemerintah,” kata Edy Suandi Hamid. Saat pernyataan tertulis ini disampaikan, APTISI tengah rapat pleno membahas masa depan PTS di Samarinda.

Dengan kelemahan mendasar tersebut, kata dia, seluruh anggota APTISI sepakat menolak rencana DPR dan pemerintah mengesahkan RUU Perguruan Tinggi (PT) menjadi UU PT.

Alasan lain penolakan pengesahan RUU PT menjadi UU PT, menyangut banyak pasal dalam RUU PT yang tidak layak menjadi klausul dalam undang-undang. Kemudian, konsep pemikiran sejumlah pasal RUU PT konotasinya sangat dikotomis dan tidak adil dalam mendudukkan posisi PTN dan PTS.

“Yang dianggap penting oleh pengelola PTS dan tidak diakomodasi dalum RUU tersebut menyangut penguatan PTS sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap pembinaan dan pengembangan PTS,” ujar dia.

Menurut dia konsep dasar penguatan PTS di daerah tidak hanya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di daerah, termasuk daerah perbatasan negara, juga berfungsi mengokohkan integritas NKRI. (A-84/A-108)***

Rakyat berhak mendapatkan

Anonymous's picture

Rakyat berhak mendapatkan pendidikan yg berkualitas dan terjangkau, disitulah peran negara untuk mewujudkannya. Kalau swasta memang bisa?Yg bisa mungkin cuma pesantren.

Angkot yang rebutan

Anonymous's picture

Angkot yang rebutan penumpang, aneh

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR