Kamis, 23 May, 2013
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Setiap Tahun Oknum DPRD Nitip Seribu Calon Siswa Baru

DEPOK, (PRLM).- Sebagian anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok tidak setuju adanya penghapusan jatah bina lingkungan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Terlebih lagi berdasarkan informasi yang diterima “PRLM”, sekitar seribu orang siswa yang dititipkan oknum DPRD Kota Depok saat PPDB melalui jalur tersebut setiap tahun.

Seperti diketahui pada berita “PR” sebelumnya (Jumat, 6/7), penolakan juga dilakukan Ikatan Warga Rivaria (Iwari) yang merantai pintu gerbang SMA Negeri 5 Depok di area Kompleks Perumahan Rivaria Sawangan karena tidak mendapatkan jatah bina lingkungan.

Biasanya setiap tahun warga Perumahan Rivaria Sawangan mendapatkan jatah Penerimaan Peserta Didik Baru sebanyak sepuluh persen. Namun jatah tersebut dihapus seiring dengan dikeluarkannya Peraturan Wali Kota nomor 19 tahun 2012. Dalam peraturan tersebut hanya ada jatah bagi siswa tidak mampu sebesar 20 persen dari kuota murid baru.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Depok, Rachmin Siahaan mempertanyakan proses penghapusan jatah bina lingkungan melalui Peraturan Wali Kota nomor 19 tahun 2012.

“Wali kota beralasan bahwa siswa yang termasuk dalam jatah bina lingkungan tersebut tidak terdaftar di Jamkesmas dan Jamkesda yang berarti bukan tergolong siswa tidak mampu,” ujarnya. (A-185/A-88)***

Kalau di kota Tasikmalaya

Anonymous's picture

Kalau di kota Tasikmalaya terutama smp dilingkungan alun-alun kota tasikmalaya tidak ada yang namanya penjatahan baik dari jalur Jamkesmas maupun Jamkesda, tapi yang ada titip maksa harus keterima ini terjadi datang melalui oknum DRPD, oknum Dinas Pendidikan sendiri maupun yang mengatasnamakan WTS ( wartawan tanpa suratkabar), tak ketinggalan warga sekolah tersebut jadi ikut-ikutan mencari orang tua yang mau memasukkan anaknya melalui jalur maksa( asal ada uang tak mingkin polos). Untuk membuktikan hal ini silahkan lihat di pengumuman yang diterima sebanyak sekian orang tapi buktinya hampir 2x lipat dari yang diterima dalam pengumuman. Kuota tambahan ini kalau dibuktikan nilai dibawah dari pasinggdrade. Ko bisa begini dunia pendidikan...katanya kwalitas yang harus diutamakan kenyataan....?.

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

TERKINI