Laundry Syariah Ikut Kompetisi Ilmiah Mahasiswa
YOGAKARTA, (PRLM).- Laundry syariah merupakan pola bisnis pencucian pakaian yang berbasis pada konsep taharah (bersuci) menjadi salah satu makalah yang dikompetisikan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-25 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), 9-13 Juli.
Laundry Syariah karya Lovely Husna, mahasiwa UMY. “Sebelum lolos sebagai kreasi mahasiswa bidang kewirausahaan untuk Pimnas 25, karya yang saya dirikan dan rintis telah mendapat juara dari program kreativitas mahasiswa yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Tinggi,” kata dia.
Kemudian kreasi ini diikutsertakan dalam seleksi Pimnas 25 oleh Direkrorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.”Laundry Syariah berkesempatan menjajal persaingan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional dan sukses dengan nilai sempurna pada babak penyisihan,” ujar sang kreator.
Kelebihan laundry syariah di antaranya pemakaian sabun cuci konvensional berbahan dasar lerak, penggunaan air bilas pakaian lebih banyak dan selalu mengalir, penimbangan bobot pakaian pembualatan ke bawah misalnya berat pakaian milik konsumen 1,2 kg menjadi 1 kg, dan baju ibadah (koko dan sejenisnya) tidak dikenaan biaya.
Ketua Pelaksana Pimnas 25 Husni Amriyanto menyatakan peserta pekan ilmiah sebanyak 400 tim/kelompok dari 95 Perguruan Tinggi Negeri/Swasta (PTN/PTS). Sampai Jumat (7/7), peserta resgistrasi mencapai 1612 orang dari 89 PTN/PTS peserta pekan ilmiah, serta 384 pembimbiang tim. “Sebanyak tujuh PTN/PTS peserta masih ditunggu registrasinya secara online,” kata dia.
Rektor UMY Dasron Hamid menyatakan 400 tim/kelompok peserta merupakan penyempitan dari 700 tim/kelompok yang didaftarkan PTN/PTS ke Direktorat Jenderal Pendidika Tinggi. “Jika anggaran diperbesar, barangkali peserta bisa mencapai lebih 400 tim/kelompok,” kata dia. Dengan melibatkan 400 tim, biaya yang dianggarkan sebesar Rp 6,8 miliar.
Delegasi dari UMY, menurut dia, meloloskan empat tim/kelompok peserta yaitu dua penelitian, dan dua lainnya bidang kewirausahaan dan karsa cipta. “Peserta bidang kewirausahaan ini karya mahasiswa UMT dengan tema laundry syariah,” kata dia. (A-84/A-147)***
Post new comment