Minggu, 19 May, 2013
Demokrat Siap Hadapi yang Terburuk

Ignatius Minta Anas Harus Bertanggung Jawab

JAKARTA, (PRLM).- Sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum dan mantan bendahara umum PD M. Nazaruddin mengetahui seluruh aktivitas partainya, termasuk keuangan dan projek-projek yang dikerjakan oleh partai. Baik di DPR RI maupun di pemerintahan. Seperti kasus wisma atlet, kemendiknas, Hambalang, dan lain-lain. Oleh karena itu kalangan Demokrat sendiri meminta agar Anas dan kader-kader yang diduga terlibat kasus hukum itu bertanggung jawab.

“Saya berharap siapa pun kader partai khususnya Anas Urbaningrum, yang diduga ikut terlibat dalam skandal proyek Hambalang harus bertanggung jawab, agar kasus itu segera tuntas. Mari bertanggung jawab agar apa yang menimpa Demokrat segera berakhir. Apakah pimpinannya, maupun anggotanya. Itu kita serahkan ke Pak Anas. Bahwa semua mesti bertanggung jawab," tandas Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Ignatius Mulyono pada wartawan di Gedung DPR Jakarta, Rabu (4/7/12).
Nama Ignatius, anggota Komisi II DPR RI ini muncul dalam kasus Hambalang karena pernah mengaku dimintai bantuan oleh Anas untuk menanyakan hak pakai lahan untuk proyek Hambalang. Ignatius pun pernah diperiksa KPK. Dan, setelah diperiksa KPK pada Rabu lalu, Anas pun kembali diperiksa KPK pada Rabu (4/7).

Seperti biasa, Anas didampingi koleganya dari Demokrat. Beberapa kader Demokrat yang tampak mendampingi Anas ke KPK antara lain Ketua DPP Bidang Pemberantasan Korupsi Didi Irawady Syamsuddin, Denny Kailimang, I Gede Pasek Swardika, Andi Nurpati, Patra M Zen, Saan Mustofa, dan lain-lain.

Partai Demokrat menyatakan siap menghadapi kemungkinan paling buruk terkait pemeriksaan Anas tersebut. "Apapun kemungkinannya tentu siap. Demokrat tidak akan melakukan intervensi terkait pemeriksaan ini. Kami akan menyerahkan sepenuhnya soal status Anas kepada KPK. Meskipun kita berharap tidak menjadi tersangka. Saya kira dengan kehadiran beliau di KPK ini adalah bagian dari akomodatifnya beliau menghadapi proses ini," kata jubir Demokrat Andi Nurpati.
Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua menilai pemeriksaan Anas adalah kunci masa depan PD. Untuk itu keputusan KPK menyangkut Anas dinantikan sebagai titik balik pemulihan popularitas PD.

"Saya kira di satu sisi PD mengharapkan kasus ini cepat selesai ketika ada keputusan. Artinya dengan pemeriksaan siapa-siapa yang terindikasi termasuk ketua umum. Itu kunci keberhasilan PD ada di pemeriksaan Pak Anas ini. Jadi, pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan masa depan partai," kata Max. (A-109/A-88)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.