Selasa, 21 May, 2013

Penyu Langka Berbobot Satu Kuintal Terjebak di Empang

CILACAP, (PRLM).- Seekor penyu langka jenis tempayan (Carreta Carreta) terjebak di empang milik Sukiman (46), warga Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten, Cilacap Jawa Tengah. Penyu yang cukup besar, memiliki panjang 1 meter, lebar 80 cm dan bobot 1 kuintal menjadi tontonan warga.

Reptil dilindungi tersebut diperkirakan masuk ke empang melalui sungai saat terjadi air pasang. "Biasanya, penyu naik ke daratan berpasir untuk bertelur, bukan ke empang," kata Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Jateng Seksi Konservasi Wilayah II Pemalang-Cilacap Teguh Arifianto.

Penyu tempayan ini sudah lama tidak terlihat di wilayah Cilacap, lokasi habitat penyu terrsebut di sekitar pantai Pulau Nusakambangan bagian timur.

Keberadaan penyu tempayan ini terakhir teridentifikasi sekitar tahun 2010 saat BKSDA menggelar survei bersama Badan Lingkungan Hidup Cilacap di Kali Kencana, Pulau Nusakambangan, meskipun yang terlihat hanya jejaknya saja.

Kepala Desa Ujungmanik Supardan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah Seksi Konservasi Wilayah II Pemalang-Cilacap terkait penanganan penyu tersebut

"Kita tidak berani melepas, khawatir setelah dilepas ada orang menangkap kembali penyu tersebut. Sebab sudah banyak orang yang manawar berani membeli daging penyu seharga Rp 15 ribu per kg," jelasnya.

Koordinator Lapangan Polisi Hutan BKSDA Jateng Seksi Konservasi Wilayah II Pemalang-Cilacap Rahmat Hidayat membenarkan jika pihaknya akan mengambil penyu tersebut untuk dilepas kembali di habitatnya di sebelah selatan Nusakambangan karena binatang ini salah satu reptil yang dilindungi. (A-99/A-108)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR