Penawaran Awal Bandara Kertajati Diundur 3 Bulan
BANDUNG, (PRLM).- Penawaran awal ke investor (market sounding) untuk pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Majalengka diundur. Market sounding itu sebelumnya dijadwalkan Juli ini, namun akhirnya diundur ke Oktober 2012. Meski begitu, operasional bandara akan dipercepat dari rencana pada tahun 2025 menjadi 2018.
Itulah beberapa hal yang dibahas dalam focus group discussion (FGD) yang juga rapat koordinasi (rakor) tentang BIJB di Gedung Sate, Jln. Diponegoro Kota Bandung, Senin (2/7/12). Rakor itu dihadiri Pemerintah Kab. Majalengka, pemprov, dan kementrian Perhubungan (Kemenhub).
Menurut Kepala Badan Koordinasi Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BKPPMD) Jabar Agus Gustiar, materi untuk melakukan market sounding masih minim sehingga baru bisa dilaksanakan pada triwulan ke tiga. BKPPMD masih meminta masukan kepada unsur-unsur yang terkait dengan pembangunan BIJB.
“Selain itu, kuncinya ada amanah dari peraturan daerah (perda) tentang BIJB yang harus dikawal. Pertama membentuk kelembagaan untuk menetapkan desain, dan lain-lain. Itu penting untuk memastikan kepada calon investor,” imbuhnya usai rakor.
Menurut Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Deny Juanda Puradimadja, pemprov memang harus merinci lagi perencanaan pembangunan BIJB sebelum ditawarkan ke investor. “Jadi yang perlu sgera dibuat yang belum siap untuk market sounding, harus merumuskan kembali siapa operator yang akan jalankan bandara itu,” tuturnya. (A-160/A-88)***
LAIN RIBUT MASALAH PEMBAGIAN
LAIN RIBUT MASALAH PEMBAGIAN FEE????
Post new comment