Pengunjung Objek Wisata Cimanggu Turun 15 Persen
SOREANG, (PRLM).- Objek wisata Cimanggu mengalami penurunan jumlah pengunjung dibanding tahun lalu. Penurunan jumlah pengunjung yang mencapai 15 persen itu, dikarenakan banyaknya objek wisata pesaing di sekitar daerah tersebut.
"Meski jumlah pengunjung meningkat pada bulan bulan ini dikarenakan menjelang Bulan Puasa, namun dibandingkan dengan tahun lalu agak sedikit merosot," kata Trisna sebagai pengurus objek wisata Cimanggu, di Kantor objek wisata Cimanggu, di Cimanggu Kabupaten Bandung, Senin (2/7).
Selain itu, menurut Trisna, dikarenakan cuaca yang tidak menentu sekitar bulan Maret dan April membuat para pengunjung malas bepergian, "Waktu itu sering ada angin besar dan banyak pohon tumbang, jumlah pengunjung langsung merosot. Namun setelah angin sudah jarang, jumlah pengunjung tetap sedikit," ujarnya.
Trisna mengatakan bahwa untuk menaikkan kembali popularitas Cimanggu sebagai objek tujuan wisata unggulan di Bandung Selatan, rencananya kolam air panas yang ada di daerah tersebut akan diganti temanya menjadi hotspring. "Kita tidak mungkin bersaing dengan kawah putih yang kini menjadi objek wisata bagi kalangan menengah keatas. Namun kita bisa mencari segmen lain untuk Cimanggu ini, yaitu untuk menengah ke bawah, dan rencananya akan dibangun hotspring," ujarnya.
Air panas di objek wisata ini sedikit berbeda dengan objek wisata lain, karena dengan jumlah sulfur yang sedikit sehingga khasiat utamanya bukan untuk penyakit kulit. "Unsur yang banyak di sumber air panas di sini adalah yodium, lithium dan radium, cocok untuk kebugaran badan, misalnya yang memiliki rematik atau pegal pegal," tuturnya. (CA-08/A-147)**
hotspring asa ti baheula
hotspring asa ti baheula anggeus
eta jalanna bukan salih menyalahkan wewenang
pemkab mengatakan ini bukan wewenang pemkab
guna pemerintah daerah naon??berkordinasi dong sama pemprov arus jalan tidak menampung volume kendaraan yang datang!!!
Post new comment