Selasa, 21 May, 2013
Pilwalkot Tasikmalaya

Pendukung Sabagja Tidak Terbendung

CECEP SA/"PRLM"
CECEP SA/"PRLM"
CALON Walikota Tasikmalaya, Syarif Hidayat, dari pasangan "Sabagja" nomor 3, ketika menyampaikan pidato kampanye di gedung Graha HT Sumantri jalan IR H Djuanda Kota Tasikmalaya, Minggu (1/7).*

TASIKMALAYA, (PRLM).- Para pendukung calon Walikota/Wakil Walikota Tasikmalaya pasangan nomor urut 3 "Sabagja" (Syarif Hidayat - Cecep Bagja Gunawan) tidak terbendung untuk turut hadir pada kampanye tertutup di gedung Graha HT Sumantri jalan IR H Djuanda Kota Tasikmalaya, Minggu (1/7/12). Padahal, menurut tim sukses, Nurul Awalin, selaku Ketua KPNU (Koalisi Peduli Nasib Umat), panitia hanya menyampaikan undangan terbatas sesuai dengan kapasitas gedung, namun ternyata para pendukung lebih antusias untuk datang di sana.

"Hal itu menandakan solidaritas para dukung sangat apresiatif, dan mereka dengan sukarela untuk hadir pada kampanye tertutup yang datang sambil mengendarai kendaraan roda empat dan roda dua. Mereka yang hadir itu di luar yang kita perhitungkan ," katanya, sambil menambahkan mereka adalah dari partai Golkar, PAN, PDIP, dan partai Gerindra.

Nampak hadir pula dalam kesempatan itu, tokoh masyarakat H Djaja Winata Kusumah, mantan anggota DPRD Tasikmalaya, H Rustijo, Sekretaris DPW PAN Jabar, Uum Syarif Usman, Ketua PDIP Kota Tasikmalaya, Deni Romdoni, Ketua PAN Kota Tasikmalaya, Hery Hendriyana, dan udangan.

Pada kesempatan, tim sukses mengetengahkan acara doa bersama, yang dipimpin langsung oleh tiga kiai yakni KH Nurdin, KH AE Bunyamin, dan KH Aban Bunyamin. Selanjutnya, Sekretaris KPNU, Ade Cahyanto dan Ketua Partai Gerindra, Nandang Suryana pun turut ambil bagian menyampaikan pidato kampanyenya.

"Mari kita berikan dukungan untuk Sabagja. Mari kita berikan kesempatan kembali untuk melanjutkan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tasikmalaya kepada pasangan Syarif Hidayat dan Cecep Bagja Gunawan. Kita harus meyakinkan kepada warga Tasikmalaya bahwa pasangan nomor tiga lah yang mampu memimpin Kota Tasikmalaya lima tahun ke depan. Tasikmalaya masih memerlukan pemimpin yang berpengalaman, maka untuk itu hanya pasangan Sabagja bisa bekerja dengan pengalaman. Merekalah hanya satu-satunya calon yang bisa membangun Tasikmalaya," kata Nandang Suryana.

Dalam orasinya, Syarif Hidayat mengatakan, di antaranya pemimpin harus profesional. "Ada syarat seseorang menjadi profesional, paling tidak ada lima syarat. Di antaranya guru itu adalah profesi, bidan adalah profesi, sedangkan perawat adalah profesional, karena pendidikannya sesuai dengan jabatannya. Kemudian ada kode etik profesi, dan diakui oleh publik, serta bisa dijual kepada publik," katanya.

Ketika berbicara mengenai masalah pegawai negeri sipil, menurut Syarif, seorang pegawai tidak bisa begitu saja diturunkan pangkat maupun jabatan, karena adanya peraturan pemerintah yang mengikat seorang pejabat, sehingga tidak mudah seorang pejabat untuk diturunkan dari jabatannya atau diturunkan pangkatnya.

Usai mengikuti kampanye tertutup, para pendukung Sabagja selanjutnya melakukan konvoi menuju sekretariat partainya masing-masing. (A-14/A-108)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.