Sabtu, 25 May, 2013

Belanja Wah Jelang Ramadan Para Miliuner Arab

LONDON, (PRLM).- Satu mobil mewah Bugatti Veyron terparkir di luar hotel bintang lima Dorchester London, Inggris. Mobil yang bisa melesat kencang dan dijuluki Emas Putih itu karena menggunakan porselen pada eksteriornya.

Mobil seharga 1,6 juta poundsterling atau Rp 23,45 miliar itu akan diterbangkan ke Timur Tengah.

Itulah belanja gila-gilaan para kalangan kaya dari Timur Tengah di London, jelang bulan Ramadan.

Tahun ini dalam beberapa pekan mendatang menjelang puasa, miliarder dan triliuner dari seluruh Timur Tengah berduyun-duyun ke London.

Mereka datang untuk bersantai, untuk pesta, dan, terutama, untuk memamerkan kekayaan mereka. Tak pelak, toko-toko kelas atas, restoran, klub malam dan hotel, bersorak gembira. Para pengunjung tersebut menginginkan yang terbaik dan siap untuk membayar untuk itu.

Maka, manajeman menginstruksikan staf mereka untuk menggelar karpet merah dan sebisa mungkin berbahasa Arab.

Angka-angka statistik pun berbicara sendiri. Beberapa hotel bintang lima yang melaporkan 80 persen hunian kamar berasal dari warga Timur Tengah.

Belanja jelan Ramadan itu meningkatkan keuntungan bagi toko kelas atas seperti Selfridges dan Harrods

Sedangkan nilai pembelanja Inggris rata-rata akan menghabiskan 120 poundsterling. Bandingkan dengan pengunjung asal Arab Saudi yang rata-rata menghabiskan dari 1.900 poundsterling atau Rp 28 juta. Terlebih lagi, di bulan sebelum Ramadan, jumlah yang dibelanjakan oleh pengunjung Timur Tengah akan menjadi dua kali lipat di bulan lain.

Pengunjung dari Arab Saudi naik 22 persen dari tahun ke tahun, sedangkan pengunjung dari UEA telah meningkat menjadi hampir 120.000 orang atau hampir sepuluh persen.
Itulah dampak yang dinikmati Inggris pascapelarangan burqa di Prancis. Banyak warga Arab yang secara tradisional berlibur di Paris, kini beralih ke negara lain yang akomodatif.

"Belanja Ramadan adalah fenomena," kata Jace Tyrrell dari perusahaan New West End, yang membawahi perusahaan pengecer di Oxford Street, Bond Street, dan Regent Street.

"Ini bernilai jutaan dolar bagi kami. Tahun lalu ada sekitar 120 juta poundsterling (Rp 1,75 triliun) dihabiskan dalam kesibukan pra-Ramadan oleh pengunjung Timur Tengah, setiap tahunnya terus tumbuh. Kami berharap untuk dapat sampai sepuluh persen tahun ini," tambahnya.

Di pusat kota London tanda-tanda banjir uang Arab diupayakan untuk bisa dijaring para para pebisnis.

'Label fashion internasional sedang mencari penasihat berbahasa Arab yang berpengalaman untuk bergabung konsesi kelas atas di Harrods' Demikian satu lowongan untuk pegawai yang memiliki kemampuan bahasa Arab.

Lowongan lain, seperti ditulis Daily Mail, 'Bisa berbahasa Arab, berpengalaman, makeup artis berbakat dan spesialis perawatan kulit yang dibutuhkan untuk posisi menarik'.

Tidak mengherankan, salah satu pusat perbelanjaan yang terbesar menarik perhatian adalah Harrods. Boleh dibilang belanja gila-gilaan warga Timur Tengah untuk aneka produk kelas atas disebut-sebut sebagai "Blingtastic". Membeli barang bling-bling dengan harga wah, tak segan membayar mahal. (A-88)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.