Jumat, 24 May, 2013

Kompleks Perkantoran Sumber Jadi Lokasi Pacaran

SUMBER,(PRLM).- Kompleks perkantoran Sumber Kabupaten Cirebon, terutama di sisi selatan dan timur menjadi lokasi pacaran pelajar dan remaja lainnya usai jam kerja kantor. Bahkan, pasangan tersebut tidak malu-malu ketika kepergok orang dewasa.

"Banyak di antara pasangan yang menggunakan kendaraan bermotor dan pacaran di sana ternyata masih mengenakan seragam sekolah SMP, mereka cuma senyum-senyum seraya memalingkan muka saat kepergok berciuman," kata Wasnadi, salah seorang warga Kelurahan Sumber, Jumat (29/6).

Menurut dia, lokasi yang sering dijadikan tempat pacaran biasanya di sekitar Dinas Kesehatan, Kantor Perizinan, Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutan (Distanbunakhut), di belakang kantor Setda Kabupaten Cirebon hingga ke sejumlah kantor yang berada di sisi selatan dan timur.

Menanggapi persoalan tersebut, pengamat sosial dan politik, Ichwan Mulyana mengungkapkan, keberanian pelajar mengekspresikan perasaan hatinya bersama pasangan masing-masing di tempat umum itu diduga disebabkan berbagai hal.

Di antaranya, longgarnya pengawasan dari orang tua, merosotnya nilai-nilai sosial dan ajaran agama, pengaruh lingkungan, gagalnya pendidikan di sekolah dan dampak dari kemajuan teknologi informasi.

"Bayangkan aja, gambar-gambar maupun video porno bisa diakses lewat telefon genggam," kata Ichwan.

Ichwan menyayangkan pihak terkait seperti Sat Pol PP yang terkesan membiarkan aktivitas pelajar dan remaja lainnya bisa dengan leluasa memadu cinta di sekitar perkantoran.

"Sat Pol PP semestinya mengusir mereka yang memanfaatkan perkantoran untuk pacaran, selain tidak pantas, juga lokasi tersebut jadi terkesan mesum," kata Ichwan, menambahkan.(A-146/A-89).***

Susah banget remaja2 ingin

Anonymous's picture

Susah banget remaja2 ingin menyampaikan rasa cinta masing2. di tempat umum ditentang dan bisa-bisa masuk katagory porno.cari aman bisa pesan hotel biar tidak kelihatan umum,wah ini malah bahaya sebab jika sampai ada kehamilan tambah ruwet dng soal aborsi jadilah urusan pidana.Jalan yang lebih baik meskipun bukan terbaik adalah pengertian orangtua masing2, mempersilahkan anak2 remaja mereka ditampung pacaran dirumah, tentu pengawasan lebih mudah dan pendekatan moral serta spiritual akan lebih mengena.Masalahnya jaman sudah beda,pengaruh tehnology dan budaya, makanan serta informasi memacu kematangan jiwa mereka lebih dini dibanding orangtua mereka pada jamannya.Masalah yang paling sulit adalah cara pandang manusia yang sempit,butuh pengajar2 terdiri dari ilmuwan,dokter,pengajar rohani,polisi dan perangkat desa menjadikan satu konsep menjelaskan pada ortu2 itu bagaimana baik dan buruknya para remaja sebagai penerus bangsa jika mereka belum mengerti arti sebenarnya kehidupan.pengaruh film sinetron juga mempengaruhi pola pikir dan cara pandang remaja kita.Bawalah Terang kebenaran untuk menerangi bagian-bagian yang masih gelap, dengan terang semua akan makin jelas.

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.