Pengurusan Perizinan di Kabupaten Bandung Masih Sulit

SOREANG, (PRLM).- Hingga kini, di kalangan masyarakat, persepsi mengenai kesulitan dalam mengurus perizinan di Kabupaten Bandung masih tinggi. Padahal tingkat partisipasi masyarakat untuk mengurus perizinan meninggi. Beberapa faktor yang menyebabkannya masih banyaknya pungutan liar atau prosedur yang berbelit-belit.

Wakil Komisi B H Yanto Setianto mengimbau kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Bandung untuk membantu perijinan yang dibutuhkan masyarakat. “Perijinan itu sebagai kelengkapan bila UMKM tersebut meminjam dana ke bank agar bisa terpenuhi,” ujarnya kepada “PRLM” usai rapat lembaga perkreditan desa di Ruang Komisi B Jalan Raya Soreang Km 17 (Komplek Pemkab) Soreang, Rabu (27/6/12).

Yanto mengatakan bila ada oknum perijinan yang menghambat bisa dilaporkan kepada Komisi B. “Justru masyarakat harus dibantu perijinannya, ada pun biaya retribusi itu semua digratiskan,” katanya.

Dia menegaskan agar Badan Penanaman Modal dan Perijinan (BPMP) dan Kecamatan yang terkatit selaku SKPD yang mengeluarklan ijin harus dapat memberikan kemudahaan yang seluas-luasnya. (CA-08/CA-06/A-108)***

Baca Juga

Pesantren BPPI Berikan Santunan untuk 400 Duafa

BANDUNG,(PR).- Pesantren BPPI Jln. Kapur, Bojong Cijerah, memberikan santunan Ramadan kepada 400 orang duafa di sekitar pesantren. Santunan diberikan sebagai tradisi tahunan pesantren kepada yatim piatu, fakir miskin, dan jompo di wilayah Kec. Bandung Kulon.

Blanko SIM Kosong, Sementara Diganti Kartu Resi

SOREANG, (PR).- Satuan Lalu lintas Polres Bandung mengeluarkan kartu resi sebagai pengganti surat izin mengemudi (SIM). Hal tersebut karena blanko SIM habis.

Menurut kepolisian, habisnya blanko SIM ini tidak hanya terjadi di Bandung. Seluruh daerah di Indonesia mengalami hal serupa.