Krisis dan Badai Turunkan Harga Minyak Dunia

NEW YORK, (PRLM).- Krisis utang Eropa saat ini membuat harga minyak dunia kembali turun pada Selasa (26/6) pagi. penghentian produksi di Teluk Meksiko, dan Norwegia menjadi faktor berikutnya dalam penurunan harga minyak tersebut.
"Pasar minyak memulai minggu ini di wilayah negatif, mengikuti penurunan di pasar modal global," kata analis Sucden Financial Research, Myrto Sokou.
Minyak mentah light sweet menurun 55 sen menjadi US$79,21 per barel untuk kontrak New York pada bulan Agustus. Sedangkan minyak mentah Brent North Sea menjadi US$91,01 di London.
Sementara itu, turunnya harga minyak diperparah dengan adanya badai tropis debby. Badai tersebut membuat sejumlah operator di Teluk Meksiko, dan Norwegia harus menutup rig.
"Selama akhir pekan kita melihat bahwa Teluk Meksiko telah diterjang badai yang mengakibatkan produksi terganggu," tutur analis komoditas untuk Phillip Futures di Singapura, Ker Chung Yang yang dilansir AFP.
"Produksi minyak di wilayah Meksiko merupakan 20 persen dari produksi AS. Penutupan rig memiliki dampak terhadap harga minyak karena AS,” dia menambahkan (Rtr/CA-11/A-147)***
Post new comment