Sabtu, 25 May, 2013
Jika Lakukan Pungutan Liar

Dada Ancam Kepala Sekolah Dikenai Sanksi

BANDUNG, (PRLM).- Banyaknya laporan mengenai adanya pungutan pada penerimaan siswa baru (PSB) di sekolah negeri di Kota Bandung, membuat Wali Kota Bandung Dada Rosada angkat bicara. Bahkan dia mengancam akan memberikan sanksi terhadap kepala sekolah yang terbukti melakukan pungutan liar.

"Kalau memang ada pungutan, pasti ditindak tegas," ujar Dada seusai kunjungan ke Pasar Andir, Kota Bandung, Senin (25/6/12).

Tindakan tegas itu dikatakan Dada bisa dilakukan mutasi atau diberhentikan. "Sanksinya macam-macam ada yang dimutasi kalau nyata-nyata melakukan pemungutan terlebih untuk kepentingan pribadi," kata Dada.

Wali Kota pun meminta kepada orangtua murid untuk tidak memberikan biaya di luar ketentuan yang diharuskan. Bila perlu ditambahkan Dada, warga bisa langsung melapor kepadanya. "Jangan ragu untuk melapor, lapor saja langsung ke saya pasti akan ditindaklanjuti. Kemarin juga ada yang lapor satu atau dua kasus dan akhirnya bisa diselesaikan," ujarnya. (A-113/A-88)***

saya kecewa terhadap oknum

Anonymous's picture

saya kecewa terhadap oknum oknum guru yang sangat matre karena ini adalah almamater saya yang tercinta

Untuk memutasikan anak ke

Anonymous's picture

Untuk memutasikan anak ke SMAN 20 pagi-pagi pada meja 1 saya sudah dipalaki Rp. 150.000 tanpa kwitansi penerimaan sebagai uang pendaftaran dan uang test masuk. Kemudian di meja 2, saya disodorkan nilai sebagai hasil pembobotan terhadap beberapa kriteria/parameter yang ditetapkan pihak SMAN 20 Bandung (seperti : (1).Nilai ijazah, (2). SKHUN, (3).Nilai rata rapor semester 1 dan 2 di SMA asal, (4). Prestasi bakat, (5). kehadiran pada semester 1 dan 2 di SMA asal, (6). Wawancara, (7). Test Potensi Akademik, dan (8). KEPEDULIAN TERHADAP SEKOLAH ( sumbangan dengan nominal bervariasi). Terakhir di Meja 3, saya ditemui oleh petugas laki-laki. Petugas ini memberikan penjelasan kepada saya tentang iuran wajib dan arti nilai-nilai pembobotan yang diperoleh. Iuran wajib berupa DSP dll Rp. 10.000.000, dan perlengkapan siswa Rp. 2.000.000,-.Nilai total pembobotan yang diperoleh minimal 560, artinya rata-rata setiap kriteria adalah 70. Nah disinilah terjadi permainan, dimana nilai bobot kriteria Kepedulian terhadap sekolah yang sangat memegang peranan. Kalau tidak salah sumbangan Rp. 3.000.000 bobotnya 30; sumbangan Rp. 5.000.000 bobotnya 40; sumbangan Rp. 7.500.000 bobotnya 50, sumbangan Rp. 10.000.000 bobotnya 60, sumbangan Rp.13.000.0000 bobotnya 70, sumbangan Rp. 15.000.000 bobotnya 80, sumbangan Rp.17.500.000 bobotnya 90 ,dan sumbangan Rp. 20.000.000 bobotnya 100. Jadi kalau nilai wawancara atau prestasi bakat tidak mencapai 70, kita harus kejar pada nilai kepedulian terhadap sekolah diatas 70, yaitu 80 s.d 100, jadi harus bayar Rp.17.500.000 s.d 20.000.000. Jadi harus disiapkan uang Rp. 32.000.000 untuk memutasikan anak ke SMAN20 Bandung. Begitulah cara yang dilakukan oleh SMAN 20 Bandung dalam melegalkan pungutan terhadap siswa mutasi. Bagaimana ini pak Dada, pak Kadis Pendidikan Kota Bandung, Komisi Ombudsman, koalisi pendidikan kota bandung dll, segeralah bapak-bapak turun ke SMAN 20 Bandung

Ti baheula oge kitu tetep we

Anonymous's picture

Ti baheula oge kitu tetep we euweuh parubahan, euweuh tindakan , huntu hungkul .
guru pungli pejabat korup jadi saling menutupi...ngga aneh lah

Saya kemarin memutasikan

Anonymous's picture

Saya kemarin memutasikan anaka saya ke SMAN 20 Bandung. Pada meja 1saya dipalak Rp. 150.000 oleh ibu SITi (petugas pendaftaran-PSB MUTASI) tanpa kwitasi katanya untuk uang pendaftaran dan uang test. Kemudian di meja 3 saya ditemui oleh petugas laki-laki, saya diinformasikan secara lisan dan tertulis, tetapi tidak boleh dibawa pulang atau dicatat (pertanda sebagai pungutan liyar) bahwa: Iuran wajib DSP Rp. 10.000.000,-, uang seragam, osis, tabungan siswa dll Rp.2.000.000, serta dana kepedulian Rp. 3000.000 s.d Rp. 20.000.000 tergantung nilai pembobotan terhadap parameter2 yang ditetapkan. Ohhhhh betapa bejat wahai pendidik di SMAN 20, meminta bayaran yang begitu fantastis

Ngga usah kaget kalau korupsi

Anonymous's picture

Ngga usah kaget kalau korupsi tidak bisa hilang di negeri ini, karena korupsi sudah di contohkan dan di ajarkan oleh guru2 dis sekolah pada saat si anak baru mulai masuk sekolah. dengan dalih dana ini itu pungutan terus terjadi dari jaman dulu sampai sekarang dan tidak pernah ada pertanggung jawaban atas dana tersebut jadi bukan sesuatu yang baru ...

Pungli mah sudah mendarah

Anonymous's picture

Pungli mah sudah mendarah daging pa Dada, hese ngalengitkeu na oge, boh di sakola boh di pemerintahan daerah/kota, PNS digaji untuk melayani masyarakat, kenyataan nya ????? euweuh oteng mah urusan teu jalan

Dada Ancam Kepala Sekolah

Anonymous's picture

Dada Ancam Kepala Sekolah Dikenai Sanksi......

Kepala Sekolah Ancam Dada Laporakan Korupsi APBD.....

Mantuuuaap....!!! aya siapa yang kuat dan terbukti salah.... kita lihat aja

Bandung Tea....

bandung hebat euy.....!

Anonymous's picture

bandung hebat euy.....!

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.