Selasa, 21 May, 2013
Dede Mariana : Kualitasnya Harus Maksimal

Pilgab Sedot Dana Besar

BANDUNG, (PRLM).- Pemilihan gabungan (pilgab) yang menggabungkan pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat dengan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) di empat kabupaten/kota akan menyedot kuantitas APBD yang besar.

Pelaksanaan pilgab itu pun dituntut supaya memberikan hasil yang maksimal secara kualitatif mengimbangi biaya yang sudah dikeluarkan.

Menurut pengamat politik dari Universitas Padjadjaran Dede Mariana, pilgub dan pilgab harus benar-benar menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

"Dalam hal ini pemimpin atau kepala daerah yang bisa memecahkan persoalan masyarakat, bukan sebaliknya," katanya di Bandung, Senin (25/6).

Dikatakannya, banyak pemimpin di Indonesia yang di antaranya kepala daerah yang menjadi sumber masalah atau bagian dari masalah. Misalnya adalah pemimpin yang bersifat koruptif dan mengambil uang yang merupakan hak rakyat.

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Yayat Hidayat, lembaga penyelenggara pilgub itu menjanjikan akan berupa maksimal supaya proses suksesi kepemimpinan itu menuai hasil yang berkualitas. Meski begitu, upaya KPU itu berkaitan dengan hal-hal teknis serta peraturan saja.

"Yang dilakukan KPU Jabar agar pilgub berkualitas adalah membuat regulasi yang baik serta memaksimalkan dan mengefektifkan suvervisi ke KPU kab/kota, PPK, PPS, dan KPPS," imbuhnya di Bandung, kemarin. Selain itu, KPU Jabar akan memaksimalkan monitoring untuk mamastikan regulasi dapat diterapkan sesuai dengan yang diharapkan.

Yayat mengatakan, selain hal teknis dan regulasi penyelenggaraan pilgub, KPU juga memiliki kewajiban ke masyarakat pemilih yang jumlahnya 30-an juta orang.

KPU akan menyosialisasikan berbagai tahapan dan regulasi itu untuk semakin menyadarkan masyarakat terhadap proses pergantian kepemimpinan di Jabar supaya bisa memilah dan memilih setiap calon yang nantinya akan tampil.

"Sosialisasi itu akan dilakukan secara sendiri maupun bekerjasama dengan kelompok masyarakat, pemerintah, dan lain-lain untuk bersama-sama melakukan sosialisasi kegiatan pemilukada ke masyarakat pemilih," kata Yayat. Proses pilgub itu rencananya akan dimulai pada 24 Juli 2012 dan pemungutan suara akan digelar pada 24 Februari 2013. (A-160/A-89)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR