Kontribusi Olahan Pindang Terbesar Dibandingkan Olahan Lain
BANDUNG, (PRLM).- Olahan hasil perikanan jenis olahan pindang menjadi panganan utama masyarakat Jabar. Pada tahun 2011, olahan pindang bahkan menyumbang perolehan terbesar dari realisasi total olahan ikan secara umum sebesar 162.305 ton.
"Pada tahun 2011, kontribusi olahan pindang terhadap realisasi produksi olahan ikan secara umum sebesar 38 persen. Selain itu, olahan pindang memang sangat disukai di Jabar ini," kata Kepala Bidang Pengembangan Usaha Dinas Perikanan dan Kelautan (Dispertan) Jawa Barat, Atih Rachlan, di kantornya, Jln. Wastukencana, Senin (25/6/12).
Dia mengatakan, produksi olahan pindang yang terbesar di Jabar mencakup olahan pindang jenis tongkol dan bandeng.
Atih menambahkan, pihaknya juga menggunakan olahan pindang sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan tingkat konsumsi ikan agar memenuhi target yang telah ditetapkan secara nasional sebesar 31 kg/tahun.
"Saat ini, tingkat konsumsi ikan di Jabar masih belum memenuhi target nasional. Soalnya, tingkat konsumsinya baru sebesar 27 kg/tahun," ujarnya.
Di tempat berbeda, Sekertaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Pindang Ikan Indonesia (Appikando), Tony Marta Johan, mengatakan, Jabar merupakan pasar terbesar bagi penjualan olahan pindang. Menurutnya, Bogor dan Sukabumi merupakan kota dengan konsumen olahan pindang terbanyak.
Tony mengatakan, tahun ini kebutuhan produksi olahan pindang sebesar 157 ribu ton. Kebutuhan tersebut, menurutnya, tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. (CA-09/A-88)***
Post new comment