Pemerintah Kerajaan Arab Saudi Diam Menanggapi Kemenangan Mursi
RIYADH, (PRLM).- Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dilaporkan membisu menanggapi kemenangan Muhammad Mursi sebagai presiden baru Mesir. Pasalnya, selama ini Arab Saudi punya hubungan yang tidak harmonis dengan Ikhwanul Muslimin. Sama halnya dengan Husni Mubarak yang menganggap Ikhwanul Muslimin adalah organisasi terlarang, pihak Kerajaan Arab Saudi berpendapat serupa.
Namun, pengamat politik Arab saudi Jamal Khassogi mengatakan, bagaimanapun, Arab Saudi tidak punya pilihan. "Kendati tidak suka dengan Ikhwanul, Arab Saudi tetap harus melanjutkan kerja sama yang sudah dibina sejak era Mubarak," kata Jamal seperti dilaporkan Yahoo News, Senin (25/6/12).
Seperti diketahui, kandidat presiden dari Ikhwanul Muslimin Muhammad Mursi (60) akhirnya secara resmi diumumkan sebagai presiden baru Mesir.Keberhasilannya itu diperoleh setelah Mursi (51,73 persen) berhasil mengalahkan rivalnya Ahmad Shafik (48,27 persen) dalam pilpres putaran kedua dengan selisih tipis, 3,5 persen atau sekitar 880.000 suara. (A-133/A-108)****
Post new comment