Karawang Juara Umum Kejurda Anggar
BANDUNG, (PRLM).- Kabupaten Karawang tampil sebagai juara umum Kejuaraan Daerah (Kejurda) Anggar Tingkat Jawa Barat 2012, yang diadakan di GOR Tri Lomba Juang, Bandung, Minggu (24/6/12).
Karawang tampil sebagai yang teratas dengan mengumpulkan 7 medali emas, 54 medali perak, dan 5 medali perunggu. Sementara peringkat kedua diraih Kabupaten Bandung Barat dengan 2 emas. 1 perak, dan 2 perunggu.
Hasil mengejutkan di raih Sumedang yang mampu tampil pada peringkat ketiga setelah meraih 1 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Dan pada peringkat keempat kali ini diraih Kabupaten Tasikmalaya dengan 1 emas. 1 perak, dan 5 perunggu.
Kota Bandung yang menjadi salah satu kontingan yang diandalkan pada Kejurda kali ini, justru meraih hasil yang kurang memuaskan setelah hanya mampu berada pada peringkat kelima dengan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
Raihan Kota Bandung ini lebih baik dibandingkan dengan Kota Tasikmalaya yang berada pada peringkat keenam, setelah hanya mampu mengumpulkan satu medali emas pada kejuaraan ini.
Peringkat ketujuh hingga kesembilan ditempati Purwakarta, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Bandung yang sama-sama mengoleksi satu medali perak dan tiga medali perunggu.
Sementara Kota Bekasi berada pada peringkat ke-10 dengan satu medali perak, sedangkan Garut berada satu tingkat dibawahnya setelah hanya meraih satu medali perunggu.
Tujuh medali emas untuk Karawang diraih pada nomor floret pemula putra, floret kadet putra dan putri, degen kadet putra dan putri, dan degen junior putri. Sementara Kabupaten Bandung Barat meraih medali emas pada nomor sabel kadet putra dan putri.
Ketua III Pengda Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Jabar, Ade Nur Saparli mengatakan, Kejurda ini merupakan yang pertama kalinya diadakan, dan tujuannya adalah untuk mencari atlet-atlet berprestasi di daerah yang akan diikutsertakan pada Kejurnas di Jakarta pada bulan Juli mendatang.
“Potensi atlet di daerah sangat banyak, selain itu motivasi mereka untuk meju ke jenjang yang lebih tinggi sangat bagus. Namun, sayang kalender kejuaraan di Jabar masih kurang, sehingga kasihan semnagta mereka yang tinggi untuk bisa mengukur kemampuan kurang, karena jarangnya kejuaraan,” kata Ade.
Dia menambahkan dengan adanya Kejurda ini juga diharapkan dan timbul atlet anggar masa depan untuk menggantikan atlet-atlet senior mereka, sebagai bagian dari regenerasi berjenjang. (A-193/A-108)***
Post new comment