9 Trayek Angkot di Depok Alami Perubahan Rute

DEPOK, (PRLM).-Sembilan trayek angkutan umum wilayah barat Depok diubah rutenya sehingga tidak melewati Jln Margonda Raya mulai 1 Juli 2012. Hal itu dilakukan untuk mengurangi beban kemacetan Jln Margonda Raya, Depok.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Depok, Nasrun ZA, mengatakan angkutan umum tersebut nantinya akan melewati jalan sejajar rel yang berada di Jln Dewi Sartika, Pancoran Mas. Selain mengatasai kemacetan di Jln Margonda Raya, perpindahan trayek juga dilakukan untuk mengurangi volume kendaraan diterminal Depok.

Nasrun berkata, terminal Depok sudah sangat padat dan tak mampu menampung volume angkutan umum yang ada. Banyaknya angkutan umum yang tak masuk ke terminal mengakibatkan berkurangnya pendapatan retribusi.

Berdasarkan data Dinas Pergubungan, armada angkutan umum trayek Wilayah Barati Kota Depok sebanyak 1375 unit. Sembilan trayek wilayah barat yang akan lewat jalan sejajar rel antara lain D01 jalur Depok hingga Depok I, D03 jalur Depok hingga Parung, D04 jalur Depok hingga Kukusan, D07 jalur Depok hingga Rawa Denok, D07 A jalur Depok hingga Citayam, D15 jalur Depok hingga Limo, 105 jalur Depok hingga Lebak Bulus, 110 jalur Depok hingga Ciputat dan S16 jalur Depok hingga Pondok Labu.(A-185/A-107)***

Baca Juga

BUMD Belum Banyak Berkontribusi

CIBINONG, (PR).- Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Bogor belum optimal menambah Pendapatan Asli Daerah.

MUI Desak Pemkot Bentuk BNN

SUKABUMI, (PR).- Ratusan ulama, tokoh masyarakat dan pimpinan pondok pesantren se-Kota Sukabumi mengaku prihatin masih belum terbentuknya Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kota Sukabumi.

DUA remaja memasang hiasan pohon natal di halaman Gereja Katedral St. Petrus, Jln. Merdeka, Kota Bandung, Selasa (23/12/2014). Sebanyak 21.115 Aparat Keamanan gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah diturunkan untuk mengamankan perayaan natal dan tahun baru d

Natal, Gereja Katedral tak Mencemaskan Isu SARA

BOGOR, (PR).- Kota Bogor siap melakukan pengamanan Natal dan tahun baru yang akan dimulai pada 23 Desember hingga 1 Januari mendatang. Sebanyak 1.400 personel gabungan diturunkan dalam pengamanan Natal dan tahun baru.