Sabtu, 25 May, 2013
Untuk Memperlambat Program Nuklir Iran

AS dan Israel Bekerja Sama Mengembangkan Virus "Flame"

WASHINGTON, (PRLM).- Inilah dua virus komputer yang paling merusak yang pernah dibuat, dikembangkan khusus untuk mata-mata cyber dan mampu mendatangkan malapetaka pada sistem pemerintah.

Virus Flame dan Stuxnet diyakini telah digunakan pemerintah AS untuk peperangan online melawan rezim musuh.

Menurut The Washington Post, mengutip pejabat anonim dari Barat, Amerika Serikat dan Israel bersama-sama mengembangkan virus komputer Flame untuk memperlambat program nuklir Iran.

Malware Flame, menurut surat kabar itu, bertujuan untuk memetakan jaringan komputer Iran dan memonitor komputer pejabat-pejabat Iran.

Flame dirancang untuk memberikan intelijen dalam kampanye cyber terhadap program nuklir Iran, yang melibatkan National Security Agency, CIA dan militer Israel, ujar Wahington Post.

Mantan pejabat keamanan AS mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa AS memainkan peran dalam menciptakan virus Flame.

CIA, NSA, Pentagon, dan Kantor Direktur Intelijen Nasional menolak memberikan komentar tentang masalah ini.

Flame adalah program mata-mata komputer yang paling kompleks yang pernah ditemukan.

Dua perusahaan keamanan komputer terkemuka, Kaspersky Lab dan Symantec Corp, telah menghubungkan beberapa kode software pada virus Flame dengan virus Stuxnet, yang secara luas diyakini telah digunakanAS dan Israel untuk menyerang program nuklir Iran. (Aya/A-108)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.