PG dan PPP Laporkan Dugaan Kampanye Hitam

POLITIK
KETUA DPD Partai Golkar KBB Ernawan Natasaputra (kiri) bersama Ketua DPC PPP KBB Samsul Muarif (kanan) memperlihatkan barang bukti pamflet yang diduga sebagai alat black campaign saat konferensi pers di Gedung DPD PG KBB Jln. Gadobangkong. Ngamprah, Rabu
SATIRA YUDATAMA
KETUA DPD Partai Golkar KBB Ernawan Natasaputra (kiri) bersama Ketua DPC PPP KBB Samsul Muarif (kanan) memperlihatkan barang bukti pamflet yang diduga sebagai alat black campaign saat konferensi pers di Gedung DPD PG KBB Jln. Gadobangkong. Ngamprah, Rabu (20/6/12).*

NGAMPRAH, (PRLM).- Jajaran DPD Partai Golkar (PG) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KBB melapor ke Mapolres Cimahi terkait dugaan black campaign (kampanye hitam). Pasalnya, kedua partai politik itu menemukan pamflet yang berisikan penghinaan dan pencemaran nama baik.

"Laporan itu berasal dari kader partai yang kebetulan lewat di sekitaran Jalan Cihampelas. Pamflet itu jelas merugikan PG dan PPP, karena kedua partai itu tidak pernah membuat agenda acara seperti tertera pada pamflet. Apalagi, di situ tertera acara akan dimeriahkan beberapa artis ibu kota," kata Ketua DPD PG Ernawan Natasaputra saat melakukan konferensi pers di Gedung DPD PG Jln. Gadobangkong, Ngamprah, Rabu (20/6/12).

Dia mengatakan, perbuatan tidak bertanggung jawab itu telah dilaporkan ke Mapolres pada pukul 17.00 dengan membawa barang bukti 20 lembar pamflet ukuran A4 serta dua orang saksi dari jajaran pengurus PPP.

Dalam pelaporan itu, kami menuntut pelaku menggunakan pasal 310 KUHP tentang penghinaan dan pencemaran nama baik.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PPP KBB Asep Ihsan mengungkapkan, pamflet yang berisikan deklarasi pencalonan pasangan Bupati KBB Erni Rusyani Ernawan dan Samsul Muarif sebagai calon Wakil Bupati KBB. Padahal, pihaknya belum menentukan sikap dalam menghadapi Pemilukada KBB 2013.

"Tahapan Mukercab saja belum kami lakukan. Jadi, bagaimana bisa, pasangan itu muncul di pamflet," ucap Asep.

Mengenai perlakuan pencemaran nama baik, Asep mewakili Ketua DPC mengatakan, memercayakan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Soalnya, baik PPP maupun PG tidak mau terjebak dengan menduga-duga pelaku di balik tindakan itu. (CA-12/A-88)***

Baca Juga

Menteri Parpol Kerap Bawa Agenda Sendiri

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Para menteri dari partai politik kerap membawa agenda sendiri dan kelompok, yang mengakibatkan kinerja Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla anjlok.

Pimpinan MPR Undang Presiden Laporkan Kinerjanya Kepada Rakyat

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Fraksi-Fraksi MPR, serta kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dipimpin Ketua MPR Zulkifli Hasan, Jumat (3/7/2015), di kantor Presiden, Jakarta, mengunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kerjasama FPKB-Wartawan Dimulai dengan Batu Akik

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Ketua FPKB DPR A. Helmy Faishal Zaeni bertekad membangun kerjasama dengan media agar saling memahami dalam menjalan tugas masing-masing.

PNS Tak Boleh Jadi Tim Sukses

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Para pegawai negeri sipil (PNS) tidak boleh terlibat kegiatan politik praktis seperti menjadi tim sukses baik secara langsung maupun tidak langsung. Semua PNS harus netral dalam proses pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak tahun ini.