Pelajaran Seni Penting untuk Otak Kanan

BANDUNG,(PRLM).-Pendidikan seni tidak boleh dipandang sebelah mata karena sebagai penyeimbang dan pengembanan otak kanan. Selama ini pendidikan di Indonesia lebih kepada otak kiri yang bersifat matematis, dan logis.

"Melalui seni membuat semua pelajaran akan lebih muda diserap oleh para siswa," kata praktisi pendidikan dari Inggris, Alison Victoria, saat seminar "Metode Pendidikan Seni bagi Guru" yang diadakan Kerukunan Istri Bank Jabar Banten (BJB) di aula Kibar, Selasa (19/6).

Menurut Alison, dengan seni bisa membuat seseoang untuk lebih mengekspresikan dirinya dan peduli kepada sesama. "Pendidikan Indonesia memang sering dikekang aturan, namun bukan berarti aturan itu jelek. Aturan Indonesia tak bisa kita campakkan lalu diganti dengan aturan dari Amerika," katanya.

Alison menambahkan, sejak kecil seorang anak harus dibiasakan untuk bisa berdisiplin, namun haru s ada waktu khusus untuk eksplorasi seni. "Bisa saja dalam pelajaran di kelas selama sejam, maka pelajaran bisa selama 40 menit dan sisanya bisa bebas berekspresi," katanya.(A-71/A-107)***

Baca Juga

Praktisi Industri Diajak Jadi Dosen Politeknik

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengajak para praktisi industri untuk menjadi dosen di politeknik. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat proses revitalisasi pada pendidikan vokasi.