Headlines
Battle at the Arena 2012

Bandung Fighting Club Dominasi Juara

NGAMPRAH, (PRLM).- Bandung Fighting Club (BFC) mendominasi juara Kejuaraan Mixed Martial Art (MMA) & Kick Boxing “Battle at the Arena 2012” yang berlangsung di Kampung Gajah Wonderland, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (17/6/12).

Atlet wushu Pelatda Jawa Barat yang juga petarung BFC, Ade Permana sukses meraih kemenangan pada kelas 52 Kg putra setelah menang KO pada ronde kedua atas Brianata Rosadhi (Han’s Fight Club Solo).

Sementara petarung BFC lainnya, Alwi Makaz yang bertarung pada kelas 60 Kg putra, juga berhasil meraih kemenangan setelah mengkanvaskan Sahabudin asal Tiger Shark Jakarta pada ronde pertama.

Pada kelas 56 Kg putra, Saefullah (BFC) juga meraih kemenangan, setelah pada ronde pertama menang KO atas Brian Hartono (Han’s Fight Club Solo). Kemenangan juga diraih rekan Saefullah, Samdar yang menang atas Joy (Gema Pera Indonesia Cimahi) pada kelas 70 Kg.

Kemenangan juga diraih oleh Sandi Loreng (BFC) setelah menang KO atas Danu (Lindu Aji Semarang) pada kelas 56 Kg putra. Setelah sempat kewalahan menghadapi serangan bertubi-tubi dari lawannya. Atlet Pelatda Wushu Jabar ini akhirnya mampu bangkit pada ronde kedua, dan langsung mengalahkan Danu melalui pukulan kerasnya ke arah kepala.

Pada kelas 48 Kg putri, Fitria Kanesa (BFC) berhasil mengalahkan Nurul (Mathuari Tangerang). Hasil positif juga diraih oleh Stefi Stefani (BFC) yang mampu meraih kemenangan pada kelas 56 Kg putri, setelah mengalahkan Maria Ulfa (Naga Mas Surabaya).

Dua atlet BFC lainnya yaitu Senni dan Gungun juga mampu meraih medali, setelah mengalahkan lawan-lawannya. Tanpa perlawanan berarti Senni menang pada kelas 85 Kg putra, setelah mengalahkan Guntur ( King Muaythai Bandung).

Sementara Gungun menjadi yang terbaik pada kelas 60 Kg putra, setelah menang KO pada ronde pertama atas Frans Yarangga (Lindu Aji Semarang) berkat pukulan telak yang bersarang di wajahnya.

Pada kelas berat putra petarung dari Matuari Tangerang, Vincent meraih juara setelah menang KO atas Alber dari Progress Semarang. Sementara juara pada kelas 60 Kg putra, diraih Suryanto dari Lindu Aji Semarang yang mampu mengalahkan Sahabudin (Tiger Shark Jakarta) pada ronde pertama.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf mengatakan, sebenanrnya olah raga MMA ini merupakan budaya kultur kita sejak dulu, dan sebagai langkah sosialisi dan perhatian pemerintah cukup memberikan fasilitas ruang. “Pemprov Jabar juga sudah mempunyai rencana untuk membangun gedung wiralaga di Arcamanik, untuk tempat berlatih semua aliran bela diri,” ujarnya.

Dede menambahkan yang namanya pertandingan bela diri pasti ada unsur kerasnya, sehingga bela diribagi generasi muda selain sebagai olah raga juga dilakukan untuk menguasai diri, emoasi, dan disiplin untuk pembentukan karakter.

Ketua Umum Bandung Fighting Club, Edwin Senjaya berharap even ini bukan untuk pertama dan terakhir, tetapi bisa dilakukan secara periodik. “Harapan dari kegiatan ini bisa menciptakan prestasi yang lebih baik lagi bagi fighter-fighter Jawa Barat, karena para peserta dari kejuaraan ini datang dari berbagai ilmu bela diri seperti wushu, karate, pencak silat, judo, dan gulat,” katanya.

Edwin menambahkan rencananya untuk kejuaraan bersifat close turnamen akan diadakan setiap tiga bulan sekali, sedangkan untuk even yang lebiih besar akan dilakukan satu atau dua kali dalam satu tahun.

“Banyak atlet olah raga amatari di dunia juga menjadi juara MMAA, mereka terus mengasah kemampuan dengan mengikuti olah raga ini, sekaligus menambah jam terbang,” tutur Edwin. (A-193/A-108)***

Komentari di Facebook !