Banprov Fungsional Diduga tak Sesuai Peruntukannya

PURWAKARTA, (PRLM).- Bantuan provinsi (banprov) untuk peningkatan kinerja guru status nonPNS (bantuan fungsional) dan bantuan kualifikasi untk guru PNS di Kecamatan Maniis, Purwakarta ditengarai tidak sesuai peruntukannya. Praktik semacam ini dapat menciderai rasa keadilan bagi guru yang berhak menerimanya.

Informasi yan diperoleh "PRLM" sejak awal tahun para guru PNS dan nonPNS sudah mulai dilakukan pemberkasan untuk para guru PNS dan non PNS yang akan mendapatkan dana bantuan dari Pemprov Jabar. Dana bantuan yang diberikan adalah dana bantuan fungsional dan kualifikasi.

Bantuan fungsional diberikan kepada guru dengan status nonPNS, setiap guru akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 750 ribu/triwulan atau Rp 250 ribu/bulan. Sedangkan guru PNS mendapatkan bantuan sebesar Rp 3,5 juta/tahun yang merupakan bagian dari program bantuan kualifikasi (bantuan untuk biaya belajar).

Berkaitan dengan adanya praktik semacam itu, Ketua Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Purwakarta Dede Supendi prihatin dan menyesalkan pratik semacam itu karena dapat menciderai para guru yang seharusnya menerima bantuan. (A-86/A-147)***

Baca Juga

Korban Tewas Kecelakaan Bangbayang Dapat Santunan Rp 25 Juta

SUKABUMI, (PR).- PT Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi-Cianjur segera memberikan santunan bagi ahli waris korban kecelakaan maut di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur Kampung/Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Sabtu 30 Juli 2016. Santunan akan diserahkan Senin 1 Juli 2016.

Polisi Bekuk Enam Pelaku Curanmor

SUKABUMI, (PR).- Aparat dari Polres Sukabumi Kota membekuk 6 tersangka pencuri motor, yakni Mulyana alias Ahong (46), Mubarok alias Atong (34), Usup alias Jimi (40), Deni alias Cireng (20), Sandi alias Apen (22) dan Anang alias Odong (43).

Sudah 19 Tahun, Jalan Curug Kembar- Sagaranten tak Pernah Mulus

SUKABUMI, (PR).- Aksi tanam pohon pisang di tengah jalan dilakukan warga Kampung Baros, Kecamatan Curug Kembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa 2 Agustus 2016. Pohon pisang yang ditanam warga itu persis berada di ruas jalan yang menghubungkan Curug Kembar dengan Sagaranten.