Banprov Fungsional Diduga tak Sesuai Peruntukannya

PURWAKARTA, (PRLM).- Bantuan provinsi (banprov) untuk peningkatan kinerja guru status nonPNS (bantuan fungsional) dan bantuan kualifikasi untk guru PNS di Kecamatan Maniis, Purwakarta ditengarai tidak sesuai peruntukannya. Praktik semacam ini dapat menciderai rasa keadilan bagi guru yang berhak menerimanya.

Informasi yan diperoleh "PRLM" sejak awal tahun para guru PNS dan nonPNS sudah mulai dilakukan pemberkasan untuk para guru PNS dan non PNS yang akan mendapatkan dana bantuan dari Pemprov Jabar. Dana bantuan yang diberikan adalah dana bantuan fungsional dan kualifikasi.

Bantuan fungsional diberikan kepada guru dengan status nonPNS, setiap guru akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 750 ribu/triwulan atau Rp 250 ribu/bulan. Sedangkan guru PNS mendapatkan bantuan sebesar Rp 3,5 juta/tahun yang merupakan bagian dari program bantuan kualifikasi (bantuan untuk biaya belajar).

Berkaitan dengan adanya praktik semacam itu, Ketua Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Purwakarta Dede Supendi prihatin dan menyesalkan pratik semacam itu karena dapat menciderai para guru yang seharusnya menerima bantuan. (A-86/A-147)***

Baca Juga

Calon Ketua Kadin Purwakarta Bermunculan

PURWAKARTA, (PR).- Sejumlah nama mulai bermunculan dan siap bersaing dalam Musyawarah Kabupaten VI Kamar Dagang Indonesia (Mukab VI Kadin) Purwakarta yang akan digelar 18 Mei 2016. Sejumlah nama yang muncul itu di antaranya adalah Iwan Torana, Yayat, Sahat, dan Mamat Abdulatif.

Warga Desak Jembatan Timbang Dioperasionalkan Kembali

SUKABUMI, (PR).- Warga Kota dan Kabupaten Sukabumi mendesak agar pemerintah untuk segera mengoperasionalkan kembali jembatan timbang di sejumlah ruas jalan. Terutama pembangunan jembatan timbang di pintu masuk dan keluar Sukabumi.

KAMMI Tuntut Transparansi Anggaran Pendidikan

GARUT, (PR).- Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berunjuk rasa dalam menyikapi Hari Pendidikan Nasional. Mereka menganggap Pemerintah Kabupaten Garut belum benar-benar berpihak terhadap pendidikan.

Calon penumpang kereta ekonomi masih mengantre untuk mendapatkan tiket mudik. Antrean tiket yang dibuka untuk semua jurusan ini berlangsung sejak pkl. 7.00 WIB.*

1.000 Lebih Calon Penumpang KA Kehabisan Tiket

SUKABUMI, (PR).- Seribu lebih calon penumpang gerbong di Stasiun Kereta Api Sukabumi harus berjibaku untuk mendapatkan tiket. Sebagian besar calon penumpang harus kembali pulang dengan tangan hampa.