TNI Manunggal Membangun Desa di Binong Berakhir

PARA pejabat TNI dan Pemkab Subang menghadiri penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-88 di wilayah Binong.*
PENTAK SURYADARMA/PRLM
PARA pejabat TNI dan Pemkab Subang menghadiri penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-88 di wilayah Binong.*

SUBANG, (PRLM).- Masyarakat Subang berterimakasih kepada aparat TNI atas darma baktinya melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-88 di wilayah Binong. Dalam hal ini juga masyarakat mohon maaf atas sambutan dan peran serta masyarakat yang kurang berkenan di hati para aparat sekalian. Demikian dikatakan Plt. Bupati Subang Ojang Suhandi ketika menutup TMMD ke-88 di wilayah Binong Kabupaten Subang Jawa Barat.

Hadir dalam acara tersebut Danlanud Suryadarma, Kolonel Pnb H Dumex Dharma, S AP, M Si (Han), Dandim 0605 Subang, Kapolres, Danskadud 7 dan para muspida Kabupaten Subang.

Sementara itu Panglima Kodam III Siliwangi, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa kegiatan TMMD ini tidak akan berhasil tanpa bantuan dari berbagai pihak. “Oleh karena itu dalam kesempatan ini mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelaksana maupun pendukung hingga kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, “ kata Pangdam.

“Hasil yang dicapai hendaknya dijaga, dipelihara dan ditingkatkan serta disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kegiatan TMMD ini diharapkan menjadi acuan untuk pembangunan berikutnya," ungkap Pangdam.

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan berupa Alquran, buku pelajaran, dan beras 600 kg untuk masyarakat yang membutuhkan.(A-147)***

Baca Juga

Jaipongan Meriah di Gang Sempit

Hari ke-2

-6.509502, 107.799415

 

Duh aduh karembong kayas

Disawang matak kagagas

Baheula keur jeung manehna

Karembong teh jadi saksina

(potongan lirik lagu "Karembong Kayas" ciptaan U Suryana)

 

Mayoritas Pengusaha Kecil Belum Siap Hadapi MEA

SUKABUMI, (PR).- Dari 232 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Sukabumi diperkirakan hanya 10 persen yang siap menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Sedangkan sisanya, para pelaku masih dihadapkan pada berbagai kesulitan yang mengancam usahannya.

DADANG (27) membersihkan daging ayam untuk konsumen, di kios daging Pasar Kosambi, Jln. Ahmad Yani, Kota Bandung, Minggu (30/12). Menurutnya harga daging kini mengalami kenaikan dari Rp 25.000,00 mencapai Rp 30.000,00 perkilogramnya.*

Harga Kebutuhan Pokok di Subang Mulai Naik

SUBANG, (PR).- Sejumlah kebutuhan sehari-hari yang dijual di pasar tradisional Kabupaten Subang, terutama komoditas yang banyak dibeli jelang Ramadan seperti gula merah, gula pasir, daging sapi, dan telur, harganya terus naik.