Pemkab Bandung Harus Mengangkat Petugas Registrasi Kependudukan

SOREANG,(PRLM)-Pemkab Bandung harus segera mengangkat petugas registasi kependudukan di tiap kecamatan, desa dan kelurahan. Petugas tersebut untuk mencatat, memverifikasi, dan menertibkan administrasi kependudukan yang sampai saat ini masih karut marut.

"Sesai dengan UU Noi. 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan dan Permendagri No. 18/2010, maka di setiap kecamatan, desa, dan kelurahan harus ada penempatan petugas registrasi kependudukan," kata Kabid Pendayagunaan Data dan Informasi Disdukcasip Kab. Bandung, H.Agus Farhan, di sela-sela sosialisasi formulir kependudukan di Gedung Dewi Sartika, Rabu (13/6).

Petugas registrasi, kata Agus.merupakan petugas penghubung antara Disdukcasip dengan kecamatan dan desa/kelurahan."Ada 13 peristiwa penting dalam catatan kependudukan seperti kelahiran, kematian, pernikahan, sampai kematian.kalau tidak ada petugas registrasi akan kesulitan untuk penertiban administasi kependudukan,"katanya,(A-71/A-107)***

Baca Juga

Pesantren BPPI Berikan Santunan untuk 400 Duafa

BANDUNG,(PR).- Pesantren BPPI Jln. Kapur, Bojong Cijerah, memberikan santunan Ramadan kepada 400 orang duafa di sekitar pesantren. Santunan diberikan sebagai tradisi tahunan pesantren kepada yatim piatu, fakir miskin, dan jompo di wilayah Kec. Bandung Kulon.

Blanko SIM Kosong, Sementara Diganti Kartu Resi

SOREANG, (PR).- Satuan Lalu lintas Polres Bandung mengeluarkan kartu resi sebagai pengganti surat izin mengemudi (SIM). Hal tersebut karena blanko SIM habis.

Menurut kepolisian, habisnya blanko SIM ini tidak hanya terjadi di Bandung. Seluruh daerah di Indonesia mengalami hal serupa.