Kesempatan Menjadi Bintara dan Tamtama Polri

POLRI/PR

BANDUNG, (PRLM).- Kepolisian Republik Indonesia memberikan kesempatan bagi 10.000 putra terbaik yang ingin bergabung dalam jajaran Polri. Adapun posisi penerimaan untuk calon Tamtama Brimob dan Pol Air. Lalu, Brigadir Brimob dan Dalmas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Martinus Sitompul, mengatakan, untuk Brigadir Brimob kuota sebanyak 3.000 orang dan Brigadir Dalmas 5.000 orang.

Lalu untuk jumlah peserta didik seluruh Indonesia untuk Tamtama Brimob 1.000 orang, dan Tamtama Pol Air 1.000 orang.

"Ada sejumlah persyaratan, di antaranya, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan," ucapnya, Senin (11/6/12).

Bagi yang hendak mendatar, dapat registrasi secara online melalui website www.penerimaan.polri.go.id. Untuk tempat pendaftaran, dapat dilakukan di masing-masing Polres/Polrestabes jajaran Polda Jabar setiap hari kerja. Mulai 5 Juni hingga 14 Juni 2012, pukul 7.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

"Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Sekretariat Panitia Daerah Polda Jabar di Subbag Diapers Bag Dalpers Biro SDM Polda Jabar Jalan Soekarno Hatta Nomor 748 Bandung. Atau menghubungi telfon di (022) 7811386/7800011/7800012 dan fax (022) 7811386 atau Polres/Tabes yang terdekat serta di website http://diaperspoldajabar.net," ucapnya. (A-195/A-88)***

Baca Juga

Pekerja Sosial KBB Minim Perhatian

NGAMPRAH, (PR).- Keberadaan pekerja sosial masyarakat di Kabupaten Bandung Barat saat ini belum mendapatkan perhatian yang memadai dari pemerintah daerah. Padahal, keberadaan PSM tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam menangani berbagai masalah kesejahteraan sosial.

Tidak Ada Tempat untuk Teroris di Kota Bandung!

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendatangi lokasi kejadian terorisme di Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Jalan Arjuna, Kota Bandung, Senin 27 Februari 2017. Ia menegaskan, tak ada tempat untuk teroris di Kota Bandung.