Demokrasi di Indonesia Bertentangan dengan Pancasila

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Sistem demokrasi yang dilaksanakan selama ini di Indonesia bertentangan dengan Pancasila. Apabila sistem demokrasi diteruskan akan menghancurkan bangsa Indonesia sendiri.

"Sudah lama politik yang dibangun lebih berdasarkan kekuatan termasuk kekuatan dan kekuasaan materi. Siapa yang paling banyak materi kemungkinan besar akan menang karena bisa mempengaruhi masyarakat," kata Ketua Dewan Pembina Majelis Penegak Pancasila (MPP) Jabar, H. Tubagus Bakti Sudjana, dalam deklarasi MPP di Sabuga ITB, Jumat (8/6).

Sistem demokrasi yang kini dibangun, kata Sudjana, tidak didasari budaya, asas, sifat, dan jatidiri bangsa Indonesia. "Sistem musyawarah yang harusnya dikembangkan bukan adu kekuatan suara apalagi harta," katanya.

Kooptasi partai politik dalam MPR, kata Sudjana, merupakan bentuk penjajahan dan perbudakan gaya baru yang akan melenyapkan kedaulatan bangsa di semua bidang. "MPP Jabar mendesak agar segera dihidupkan dan diimplementasikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Pelaku dan Korban Pembunuhan Pernah Mencuri Bersama

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Kapolsek Kiaracondong Maria Horet Hera mengungkapkan, tersangka Irwan alias Giwang (23) yang menganiaya Febri Ramadhan alias Rama (22) hingga tewas, diketahui telah memiliki sejumlah catatan kriminal.

Kajati Tanggapi Serius Kicauan Bupati Sumedang

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Kicauan Bupati Sumedang Ade Irawan di persidangan rupanya ditanggapi serius oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Feri Wibisono.

Selokan di Depan SDN Kayuambon 2 Jadi Tempat Sampah

BANDUNG RAYA
Selokan di Depan SDN Kayuambon 2 Jadi Tempat Sampah

NGAMPRAH, (PRLM).- Sejumlah sampah rumah tangga menumpuk di selokan di Jalan Kenangan, RT 1 RW 12, Kampung Pangragajian, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Sungai Cihaur Jadi Tempat Pembuangan Sampah

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).- Sungai Cihaur di Jalan Raya Cimareme-Padalarang, Kabupaten Bandung Barat saat ini menjadi tempat pembuangan sampah. Tak hanya mengotori sungai, tumpukan sampah juga mengganggu kenyamanan warga sekitar.