Demokrasi di Indonesia Bertentangan dengan Pancasila

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Sistem demokrasi yang dilaksanakan selama ini di Indonesia bertentangan dengan Pancasila. Apabila sistem demokrasi diteruskan akan menghancurkan bangsa Indonesia sendiri.

"Sudah lama politik yang dibangun lebih berdasarkan kekuatan termasuk kekuatan dan kekuasaan materi. Siapa yang paling banyak materi kemungkinan besar akan menang karena bisa mempengaruhi masyarakat," kata Ketua Dewan Pembina Majelis Penegak Pancasila (MPP) Jabar, H. Tubagus Bakti Sudjana, dalam deklarasi MPP di Sabuga ITB, Jumat (8/6).

Sistem demokrasi yang kini dibangun, kata Sudjana, tidak didasari budaya, asas, sifat, dan jatidiri bangsa Indonesia. "Sistem musyawarah yang harusnya dikembangkan bukan adu kekuatan suara apalagi harta," katanya.

Kooptasi partai politik dalam MPR, kata Sudjana, merupakan bentuk penjajahan dan perbudakan gaya baru yang akan melenyapkan kedaulatan bangsa di semua bidang. "MPP Jabar mendesak agar segera dihidupkan dan diimplementasikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Sebuah Gudang HP Rakitan Digeledah

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).-Sebuah rumah di Kompleks Nataendah Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, digeledah Satuan Reserse Kriminal Polres Bandung, Rabu (1/7/2015) sekitar pukul 14.15 WIB.

Di KBB Sudah Terjadi Kebakaran Dua Hari Berturut-turut

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).-Masyarakat diimbau agar lebih waspada dalam menghadapi musim kemarau ini, di mana suhu udara yang cukup panas yang disertai dengan angin kencang dapat menimbulkan kebakaran. Dalam dua hari terakhir ini, kebakaran terjadi di Kabupaten Bandung Barat.

Pemasangan Hiasan Median

BANDUNG RAYA
Pemasangan Hiasan Median

Petani KBB Tetap Berjuang Mengatasi Kekeringan

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).-Di tengah ancaman kekeringan yang melanda pertanian di Kabupaten Bandung Barat, para petani tetap berjuang untuk mengairi sawahnya. Kondisi yang lebih beruntung dialami para petani yang memiliki sawah di dekat anak Sungai Citarum atau areal genangan Waduk Saguling.