Demokrasi di Indonesia Bertentangan dengan Pancasila

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Sistem demokrasi yang dilaksanakan selama ini di Indonesia bertentangan dengan Pancasila. Apabila sistem demokrasi diteruskan akan menghancurkan bangsa Indonesia sendiri.

"Sudah lama politik yang dibangun lebih berdasarkan kekuatan termasuk kekuatan dan kekuasaan materi. Siapa yang paling banyak materi kemungkinan besar akan menang karena bisa mempengaruhi masyarakat," kata Ketua Dewan Pembina Majelis Penegak Pancasila (MPP) Jabar, H. Tubagus Bakti Sudjana, dalam deklarasi MPP di Sabuga ITB, Jumat (8/6).

Sistem demokrasi yang kini dibangun, kata Sudjana, tidak didasari budaya, asas, sifat, dan jatidiri bangsa Indonesia. "Sistem musyawarah yang harusnya dikembangkan bukan adu kekuatan suara apalagi harta," katanya.

Kooptasi partai politik dalam MPR, kata Sudjana, merupakan bentuk penjajahan dan perbudakan gaya baru yang akan melenyapkan kedaulatan bangsa di semua bidang. "MPP Jabar mendesak agar segera dihidupkan dan diimplementasikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

Bareskrim Sidak ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api

BANDUNG RAYA
Bareskrim Sidak ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api

Pameran Mini KAA in Frame

BANDUNG RAYA
Pameran Mini KAA in Frame

Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Diringkus

BANDUNG RAYA
Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Diringkus

Polisi Gerebek Bengkel yang Jadi Tempat Judi

BANDUNG RAYA
TERSANGKA  judi dadu saat gelar perkara di Mapolrestabes Bandung, Jln. Jawa, Kota Bandung, Selasa (5/5/2015).

BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak 27 orang digelandang tim gabungan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung. Mereka ditangkap saat penggerebekan di sebuah bengkel sekaligus RM Lapo Recaro di Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin (4/5/2015) malam.