Demokrasi di Indonesia Bertentangan dengan Pancasila

BANDUNG, (PRLM).- Sistem demokrasi yang dilaksanakan selama ini di Indonesia bertentangan dengan Pancasila. Apabila sistem demokrasi diteruskan akan menghancurkan bangsa Indonesia sendiri.

"Sudah lama politik yang dibangun lebih berdasarkan kekuatan termasuk kekuatan dan kekuasaan materi. Siapa yang paling banyak materi kemungkinan besar akan menang karena bisa mempengaruhi masyarakat," kata Ketua Dewan Pembina Majelis Penegak Pancasila (MPP) Jabar, H. Tubagus Bakti Sudjana, dalam deklarasi MPP di Sabuga ITB, Jumat (8/6).

Sistem demokrasi yang kini dibangun, kata Sudjana, tidak didasari budaya, asas, sifat, dan jatidiri bangsa Indonesia. "Sistem musyawarah yang harusnya dikembangkan bukan adu kekuatan suara apalagi harta," katanya.

Kooptasi partai politik dalam MPR, kata Sudjana, merupakan bentuk penjajahan dan perbudakan gaya baru yang akan melenyapkan kedaulatan bangsa di semua bidang. "MPP Jabar mendesak agar segera dihidupkan dan diimplementasikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan," katanya.(A-71/A-147)***

Baca Juga

BJ Habibie Resmikan Rumah Sakit Khusus Ginjal RA Habibie

BANDUNG,(PR).- Mantan Presiden Republik Indonesia BJ Habibie meresmikan Rumah Sakit Khusus Ginjal NY RA Habibie, di Jalan Tubagus Ismail, Kota Bandung, Senin 8 Agustus 2016. Dalam peresmian itu hadir Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi.