Mitt Romney Dapat Restu dari Nancy Reagan

WASHINGTON, (PRLM).- Nancy Reagan, janda mantan presiden Ronald Reagan yang tokoh panutan berusia 90 tahun di kalangan pengikut setia Partai Republik, Kamis (31/5/12) waktu setempat, mengumumkan ia mensahkan Mitt Romney dalam Pemilu tahun ini.

"Romney dan istrinya, Ann, bergabung dengan saya di rumah saya untuk menikmati kue dan limun dan saya memberi dia restu kuat untuk kampanyenya dalam pemilihan presiden", kata Nancy yang tinggal di Bel Air di luar Los Angeles, di dalam satu pernyataan singkat.

Romney sudah meraih cukup delegasi untuk meraih pencalonan guna menghadapi calon Demokrat Barack Obama dalam pemilihan presiden 6 November. Namun ia belum secara resmi menjadi calon sampai konvensi Partai Republik di Tampa, Florida, pada penghujung Agustus.

"Saya sangat gembira bahwa setelah primary Selasa (29/5/12) ia adalah pilihan yang jelas, dengan meraih angka magic 1.144 delegasi konvensi," kata Nancy.

"Ronnie tentunya akan menyukai latar-belakang usaha Gubernur Romney dan prinsip kuatnya, dan saya harus mengatakan saya juga begitu. Saya percaya Mitt Romney memiliki pengalaman dan ketrampilan sebagai pemimpin yang sangat diperlukan negara kita, dan saya sangat ingin melihat dia terpilih sebagai presiden pada November," kata janda Ronald Reagan tersebut. (afp/A-108)***

Baca Juga

Patung Jenderal Sudirman Dipajang di Jepang

JAKARTA, (PR).- Politisi PDI Perjuangan Puti Guntur Soekarno merasa bangga dengan berdirinya patung Jenderal Sudirman yang menjadi satu-satunya tokoh atau pahlawan negara asing yang dipajang di Jepang.

Peta Politik Global Berubah, ASEAN Akan Tetap Netral

BANDUNG, (PR).- Dinamika politik global saat ini, termasuk terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat, tak akan berpengaruh terhadap persatuan dan netralitas ASEAN terkait konflik Laut Tiongkok Selatan.

Korban Kecelakaan Kereta di India Bertambah

NEW DELHI, (PR).- Regu penyelamat masih menyisir puing-puing kereta api Indore-Patna Ekspres yang keluar dari rel di negara bagian Uttar Pradesh, India. Jumlah korban tewas pun terus bertambah, kini menjadi 146 orang.