Kamis, 20 Jun, 2013
Siswa Asal Kota Bandung Dominasi Nilai Tertinggi

Sebanyak 215 Siswa SMP/MTs/SMPLB tak Lulus UN

BANDUNG,(PRLM).- Sebanyak 215 siswa SMP/MTs/SMPLB di Provinsi Jawa Barat dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional 2012. Sementara siswa-siswi asal Kota Bandung mendominasi raihan nilai UN tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dede Hasan saat ditemui di ruang kerjanya Jln. Dr. Radjiman, Jumat (1/6/12) menuturkan, di Provinsi Jawa Barat sejumlah daerah meraih angka kelulusan 100 persen. Yakni Kota Cirebon, Kota Depok, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Majalengka.

"Untuk persentase kelulusan provinsi tahun ini 99,97 persen. Hanya 0,03 persen yang tidak lulus atau 215 siswa SMP/MTs. Kalau dibandingkan dengan tahun kemarin sama 99,97. Cuma bedanya di jumlah peserta. Tahun lalu 651.537 peserta sekarang 660.311. Jadi yang tidak lulusnya juga berbeda," kata Dede yang menjabat Sekretaris UN Provinsi Jawa Barat.

Dede menjelaskan, nilai UN tertinggi di Jawa Barat diraih oleh lima siswa, empat di antaranya berasal dari Kota Bandung dengan nilai yang sama yakni 39,60. Kelima siswa tersebut adalah Evan Hakeem Perwira (SMPN 14 Bandung), Delza Dera Nur Hermawan (SMPN 30 Bandung), Hendra (SMPK BPK 1 Bandung), Herza Haniva (SMP Salman Alfarisi Bandung), dan Nadira Safitri Muhammad (SMP Islam Al-Azhar 8 Kemang Pratama Bekasi).

Sementara itu untuk peringkat sekolah dengan nilai rata-rata terbaik adalah SMPN 1 Kota Bogor dengan nilai 36,48, SMPN 5 Bandung dengan nilai 36,47, SMPN 2 Bandung dengan nilai 36,21, SMPN 1 Tasikmalaya dengan nilai 36,19, dan SMPN 7 Kota Bandung dengan nilai rata-rata 36,09.

Untuk nilai rata-rata UN tertinggi tingkat daerah diraih Kota Tasikmalaya dengan nilai rata-rata 32,81, tertinggi kedua Kota Bandung dengan rata-rata 32,74, dan tertinggi ketiga diraih Kota Bogor dengan rata-rata 32,49.

"Di Kota Bandung ada 29 siswa yang tidak lulus atau 0,08 persen dari 37.001 siswa. Kota Cimahi ada 1 siswa atau 0,01 persen dari 7.368 peserta UN, Kabupaten Bandung ada 7 siswa yang tidak lulus atau 0,02 persen dari 45.422 peserta UN, dan KBB ada lima siswa atau 0,02 persen dari 21.479 peserta," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Kejuruan (BPPTKPK) Provinsi Jawa Barat Yesa Sarwedi mengatakan, kalau dilihat secara umum, tahun ini terjadi peningkatan raihan nilai UN. Selain itu sebaran nilai UN di angka yang cukup tinggi juga terlihat.

"Misalnya yang dapat nilai 38 ke atas itu sebarannya cukup banyak. Jadi kemungkinan berpengaruh nanti pada passing grade SMA dan bisa jadi naik passing grade SMA tahun ini," ucapnya.

Yesa menambahkan, seperti juga yang terjadi saat pengumuman kelulusan SMA, beberapa siswa SMP/MTs masih dalam proses koreksi. Sebab ada beberapa nilai yang kosong atau janggal.

"Sepertinya ada kesalahan saat input data sehingga menyebabkan dia tidak lulus. Ini masih ada yang dikoreksi ke pusat. Tapi bukan koreksi dari tidak lulus menjadi lulus, hanya perbaikan kesalahan nilai saat diinput," ungkapnya.

Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas pendidikan Kota Bandung Oji Mahroji mengatakan, sesuai jadwal pengumuman kelulusan dilaksanakan hari ini Sabtu (2/6) melalui pos. Seperti biasanya, Disdik menghimbau kepada sekolah agar mengawasi siswanya untuk tidak melakukan perayaan kelulusan dengan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. "Tidak boleh konvoi atau corat-coret. Lebih baik seragamnya disumbangkan," katanya. (A-157/A-89)***

Kenapa yang sekolahnya di

Anonymous's picture

Kenapa yang sekolahnya di cimahi tapi rumahnya di bandung blum dapet surat kelulusannya dari pos....Ktnta 1/6 2013 akan d bagikan secara serntak..

wow selamat untuk yang

Anonymous's picture

wow selamat untuk yang berprestasi! Ibnu Rusyd mengatakan usia 14 tahun (smp) itu saat talenta anak menjadi jelas dan bisa dijadikan sandaran orang tua penentu minat dan karir masa depan anak. Walaupun sedih masih ada 215 yang gagal, saya salut dengan prestasi Jawa Barat. Orang tua2 yang bangga akan anaknya saya doakan anda dalam kebaikan, anak2 yang hebat lahir dari orang tua yang hebat. Sosiolog asing mempelajari kemajuan Indonesia salah satunya berdasarkan data ini. Insha Allah kalau di tahun 1990 rata2 pendidikan orang Indonesia itu lulusan kelas 2 SD, ditahun 2020 bisa melonjak ke rata2 SMA. Amiin, apalagi dengan nilai yang superior seperti ini, Pa Muhammad Abduh Mendikbud sudah ada di track yang benar. Ayo para pendidik kerja lebih fokus lagi, lebih komunikatif dan jangan berhenti memperkaya skill dengan training metode2 baru pendidikan, amin Insha Allah. Kejujuran di dunia pendidikan bukan tanpa trick, kejujuran bukan berarti harus jadi poios lalu jadi bego, perfections require errors...

JANGAN Sombong ya papanya

Anonymous's picture

JANGAN Sombong ya papanya nadira
masih banyak yang lebih pintar drpd nadira
harta,kekayaan,kepintaran,rezeki itu datangya
dari allah SWT
Jangan sombong jd manusia papanya nadira jangan korupsi uang negara!!!!
INGAT ITU ALLAH Paling benci dengan orang yang sombong..
yang suka memamerkan kehebatan.....

Semoga tahun depan dan

Anonymous's picture

Semoga tahun depan dan seterusnya tidak ada lagi yang namanya kunci jawaban,syukur kalau mengerjakannya dengan otak sendiri tapi kalau tidak kasihan orang yang sudah berusaha belajar habis2an.Tolong jika ingin menyeleksi murid jangan dilihat dari nilainya yang tinggi saja,tetapi bisa dipertanggungjawabkan untuk kedepannya.

justru orang yang jujur malah

Anonymous's picture

justru orang yang jujur malah terpuruk,sedangkan yang memakai kunci jawaban bisa berbesar kepala, sebaiknya pemerintah tidak menilai dari UN saja, melainkan dari nilai kesehariannya,bisa saja pada saat UN siswa sedang sakit sehingga mendapat hasil yang kurang memuaskan. Jadi sebaiknya pemerintah tidak menjadikan UN sebagai tolak ukur keberhasilan seseorang, karena bagi mempunyai banyak uang dapat membeli kunci jawaban. Tunggulah penurunan kualitas moral generasi yang akan datang.

Yg jujur banyak ... Yg dapat

Anonymous's picture

Yg jujur banyak ... Yg dapat bocoran jga ada ... Kita kembalikan saja pada hati nurani masing2 .. Karena semua tindakan manusia ada balasannya dari Tuhan ... Baik skarang atau nanti di akhirat ... Jadi selamat untuk anak2 Dan orangtua yang jujur ... Anak saya tdk masuk SMA favorit tapi akhirnya dia diterima di ITB ... Ini adalah buah dari kejujuran ... Salam tetap semangat !

Admin, mohon di koreksi,

Anonymous's picture

Admin, mohon di koreksi, kalau Nadira Safitri Mohammad bukan dari cirebon, melainkan SMP Islam Al Azhar 8 - kemamg pratama Bekasi
Terima kasih

Djen Rizal ( orang tua Nadira)

jdi passing grde naik

Anonymous's picture

jdi passing grde naik ga????
mas PR tolong cari informasinya

Maaf, saya temennya nadira

Anonymous's picture

Maaf, saya temennya nadira safitri. Tolong yahhhhh minnnnnn ini direvisi lagi. Nadira safitri itu dari alazhar 8 kemang pratama bekasi, bukan cirebon. Yang terbaik se jawa barat juga seharusnya smp alazhar 8 kemang pratama bekasi min, soalnya rata-rata kita 36.52. Bukan bermaksud ria, tapi biar info yang tersebar di publik juga gak salah gt min, hehehe. Makasih atas pengertiannya~ou

salah tuh min.. Nadira

Anonymous's picture

salah tuh min.. Nadira Safitri alazhar 8 kemang pratama, bukan cirebon

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR