Tamae Watanabe Kembali Taklukkan Himalaya

TAMAE Watanabe (kanan) berfoto bersama rekannya di Gunung Everest.*
DAWN/PRLM
TAMAE Watanabe (kanan) berfoto bersama rekannya di Gunung Everest.*

KATHMANDU, (PRLM).- Tamae Watanabe (73) berhasil menaklukkan tingginya Gunung Everest atau yang biasa disebut Himalaya. Nenek kelahiran Jepang ini berhasil sampai di puncak Mount Everest pada Sabtu (19/5/12) pagi waktu setempat.

Aksi nenek tersebut merupakan pemecahan rekor dunia kategori wanita tertua yang berhasil menaklukkan Mount Everest.

Seperti dilansir oleh The Mainichi, Sabtu (19/5), Tshering Sherpa, selaku penyelenggara ekspedisi menuturkan, Tamae Watanabe mendaki bersama 30 orang pendaki lainnya. Awalnya tim dijadwalkan akan mencapai puncak Himalaya pada Selasa (15/5/12) lalu. Namun,angin kencang yang ada di lereng gunung membuat para pendaki terhambat sementara.

Pendakian pun sempat terhenti sebanyak dua kali.

Watanabe dan rekannya mengawali perjalanannya dari wilayah Tibet. Nenek kelahiran 21 November 1938 tersebut berangkat dari Kathmandu pada bulan lalu.

Rekor yang dicetak Watanabe mengalahkan rekor sebelumnya yang dicetak pada 16 Mei 2002 lalu. Saat itu, Watanabe berhasil menginjakkan kakinya di puncak Everest melalui jalur selatan yang dimulai dari Nepal.

Selain Watanabe, ada juga Junko Tabei berhasil mencatatkan namanya sebagai wanita pertama yang berhasil mencapai puncak Everest. Wanita kelahiran jepang tersebut berhasil menaklukkan Mount Everest pada tahun 1975 silam

Sementara itu, seorang pria Nepal bernama Min Bahadur Sherchan menjadi pemegang rekor dunia pria tertua yang berhasil mendaki Mount Everest. Dia berhasil menginjakan kakinya di puncak Pegunungan Himalaya pada bulan Mei 2008. (CA-11/net/A-88)***

Baca Juga

Matthews Menang Sprint Etape XVI

ROMAN SUR ISERE,(PR).- Memenangi adu sprint finis di lomba balap sepeda paling bergengsi Tour de France (TdF) tak harus jadi milik sprinter terkemuka. Hal ini dibuktikan oleh Michael Matthews (26) asal Australia.

Striker Chelsea Kenedy Menyesali Video Rasisme yang Dibuatnya

GUANGZHOU, (PR).- Striker Chelsea Robert Kenedy mengaku menyesal dengan unggahan video berbau rasisme yang dibuatnya pada akun instagramnya. Ia akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah mendapatkan teguran dari klub, dan juga kecaman dari warga Tiongkok.

AJC 2017, Peluang Indonesia Raih Gelar Makin Berat

TANGERANG SELATAN, (PR).- Indonesia tinggal menyisakan satu wakil saja di sektor ganda campuran Asia Junior Championship 2017 nomor perorangan, setelah tiga pasangan Merah Putih lainnya tumbang di babak ketiga.

Pelanggaran Doping, UEFA Denda Manchester United

BERN, (PR).- Manchester United dan dua pemain mereka didenda UEFA, setelah mereka gagal memenuhi peraturan-peraturan anti-doping UEFA. Hal tersebut diutarakan badan sepak bola Eropa itu pada Senin, 31 Juli 2017 waktu setempat.