Sampah Tewaskan Pemulung

JAWA BARAT

BEKASI, (PRLM).- Amin (50), yang sehari-hari menjadi pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, tewas tertimbun longsoran sampah pada Kamis (17/5/12). TPA Sumur Batu adalah lokasi milik Kota Bekasi,

Menurut Jack (32), pemulung yang menyaksikan langsung kejadian, sampah dari tumpukan paling atas di Zona IV yang tingginya hampir 30 meter dari permukaan tanah longsor seketika. Dalam waktu cepat, longsoran sampah langsung menimpa tubuh Amin yang kala itu sedang mengais sampah.

Ia pun menjadi satu-satunya pemulung yang tertimbun sampah. Sementara pemulung lainnya kala itu tengah beristirahat karena waktu saat itu menunjukkan pukul 12.00 WIB.

"Kami sedang istirahat di pinggir, agak jauh dari tumpukan sampah. Tahu-tahu sampah longsor mengarah ke Amin. Sebenarnya dia sempat lari, tapi masih kalah cepat dengan longsoran sampah yang langsung menimbunnya," kata Jack.

Longsoran sampah berlangsung sekitar dua menit. Namun ia dan pemulung lain yang berada di lokasi tidak bisa segera menyelamatkan Amin karena permukaan sampah masih rawan untuk diinjak.

Baru setengah jam kemudian evakuasi terhadap Amin dilakukan dengan menggunakan alat berat. Upaya evakuasi tak berlangsung begitu lama. Tubuhnya ditemukan terkubur dalam posisi telungkup di antara sampah setebal tiga meter.

"Badannya sudah rusak, kulitnya melepuh karena terbakar panasnya sampah yang sudah membusuk," ucap Jack.

Tubuh warga RT 05/05 Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi itu pun dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi sebelum diserahkan pada keluarganya. (A-184/A-88)***

Baca Juga

Waspadai Penjualan Daging Ayam tidak Sehat

JAWA BARAT
KETUA Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli), Ade Zulkarnaen, Selasa (12/1/2016) tengah melakukan pemantauan di salah satu ternak.*

SUKABUMI, (PRLM).- Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli), Selasa (12/1/2016) mengidentifikasi telah beredarnyai daging ayam di seluruh supermarket. Bahkan peredarannya, telah memasuki pasar-pasar tradisional. Bahkan ayam tersebut telah beredar seluruh supermarket di Jawa Barat.

Organisasi Gafatar Terdaftar di Cianjur

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur masih melakukan investigasi terkait keberadaan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Hal itu untuk memastikan apakah ajarannya bertentangan dengan hukum atau tidak.

Alat Berat Rusak, Pengelolaan Sampah "Lumpuh" 4 Hari

JAWA BARAT

SUBANG, (PRLM).- Aktivitas pengelolaan sampah di Tempat Penampungan Akhir sampah Kabupaten Subang sempat "lumpuh" selama empat hari.

Akibatnya sebanyak 1.924 m3 sampah tak terangkut menumpuk tersebar di sejumlah tempat pembuangan sementara.

Lagi, Bupati Cianjur Mutasi Pejabatnya

JAWA BARAT
Lagi, Bupati Cianjur Mutasi Pejabatnya

CIANJUR,(PRLM).- Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh, Kamis (14/1/2016) kembali melakukan mutasi, rotasi dan promosi terhadap para pejabat dilingkungan Pemkab Cianjur.