Kamera Kini Bebas Ambil Gambar Kabah

KABAH kini bebas dijadikan latar belakang pemotretan jemaah umrah dari sebelumnya dilarang sama sekali.*
SARNAPI/PRLM
KABAH kini bebas dijadikan latar belakang pemotretan jemaah umrah dari sebelumnya dilarang sama sekali.*

MAKKAH,(PRLM).-Apabila beberapa tahun lalu jemaah haji maupun umrah akan kucing-kucingan untuk mengambil gambar di dalam areal Masjidilharam, maka dalam dua tahun terakhir dibebaskan. Namun, banyak juga jemaah yang mengeluhkan kondisi tersebut karena bisa mengganggu kekhusyuan ibadah.

"Sedang asyik-asyiknya salat di Multazam ternyata sebelahnya cekikikan karena mau difoto," kata seorang jemaah umrah Qiblat Tour, Hendi, Selasa (15/5).

Hal sama juga dikatakan pembimbing umrah Qiblat Tour, KH. Asep Totoh Gozali. "Di Raudah Masjid Nabawi banyak orang bergelantungan di Mihrab nabi lalu difoto. Ini kan sudah mengganggu kekhusyuan jemaah umrah lainnyam" katanya.

Demikian pula saat tawaf kerap terganggu saat ada orang mengambil gambar Kabah. "Bebasnya menggunakan kamera mengurangi kesakralan tempat ibadah di tanah suci. Kini tanah suci layaknya tempat-tempat ibadah lainnya yang kurang dari sisi spiritualitasnya," katanya.

Dia berharap agar pengambilan gambar hanya diperbolehkan di luar areal tawaf Masjidilharam naupun di luar areal Raudah dan komplek makam nabi di Madinah.

"Kalau tak dibatasi akan sulit lagi jemaah haji dan umrah bisa khusyu beribadah. Kita tak bisa melawan kemajuan teknologi, namun bisa mengaturnya," katanya.(A-71/A-107)**

Baca Juga

Gerakan Anti-Trump Cari Terobosan di Wisconsin

WISCONSIN, (PR).- Tempat-tempat pemungutan suara hari Selasa 5 April 2016 dibuka untuk pemilihan pendahuluan calon presiden Partai Demokrat dan Partai Republik di Wisconsin, di mana Senator Texas Ted Cruz dan Senator Vermont Bernie Sanders berusaha mencapai perolehan besar untuk mengalahkan kandi

23 Tewas dalam Serangan Militer ke Abu Sayyaf

MANILA, (PR).- Tentara Filipina menggempur sekelompok kelompok pemberontak Abu Sayyaf, dengan serangan 10 jam di Pulau Basilan, Sabtu, 9 April 2016. Sebanyak 23 orang tewas dan 73 lainnya luka, kata seorang juru bicara militer Filemon Tan, Minggu, 10 April 2016.