Cina, Jepang dan Korsel Bangun Perdagangan Bebas

BEIJING, (PRLM).- Cina, Jepang dan Korea Selatan (Korsel) mengatakan mereka merencanakan pembicaraan terkait perjanjian perdagangan bebas. Para pemimpin tiga negara besar Asia ini menandatangani perjanjian investasi di Beijing untuk membuka jalan perundingan perdagangan bebas.

Perdana Menteri Cina, Wen Jiabao, mengatakan kawasan Asia Timur Laut adalah yang paling dinamis di dunia dan perdagangan bebas akan semakin menggenjot kemajuan ini. Namun Wen Jiabao mengakui jalan masih panjang dan masing-masing pihak harus meningkatkan rasa saling percaya.

"Pembentukan (zona perdagangan bebas) akan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan kita dan mendorong integrasi Asia Timur," kata Wen.

Pembicaraan perdagangan bebas ini direncanakan dimulai akhir tahun ini.

Sementara itu Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak mengatakan, "Pada saat terjadinya krisis (ekonomi), bila negara-negara melakukan langkah proteksionis untuk kepentingan masing-masing, maka pemulihan ekonomi akan berlangsung lama."

Perdagangan antara ketiga negara tumbuh menjadi US$690 miliar tahun 2011, menurut laporan pemerintah Cina.

Cina adalah mitra dagang terbesar Jepang dan Korea Selatan namun ketegangan ekonomi dan politik menghambat kemajuan lebih lanjut. Ketiga negara ini mengadakan pertemuan tahunan di Beijing dengan tuan rumah PM Jiabao.

Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak mengatakan hal lain yang disepakati ketiga negara adalah bahwa provokasi apapun yang dilakukan Kora Utara tidak dapat diterima.

Peluncuran roket yang gagal oleh Korea Utara bulan lalu menyebabkan Dewan Keamanan PBB mengeluarkan sanksi. Pyongyang dikhawatirkan akan melakukan persiapan uji nuklir ketiga.

Cina -anggota tetap Dewan Keamanan PBB, adalah sekutu dekat Korea Utara. Terkait masalah Korea Utara, PM Cina Wen Jiabao mendesak semua pihak "untuk kembali ke jalan dialog dan perundingan."(bbc/A-147)***

Baca Juga

BRISat Siap Diluncurkan

JAKARTA, (PR).- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk siap mencetak sejarah baru sebagai satu-satunya perusahaan di dunia yang bergerak di sektor perbankan yang memiliki dan mengoperasilkan satelitnya sendiri dengan nama BRISat.

DPR Dorong Perbaikan Layanan Lion Air

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia, mengatakan bahwa penerbangan nasional saat ini sedang banyak disorot. Salah satu yang paling banyak disorot adalah manajemen Lion Air.

Persoalan Distribusi Memicu Harga Tinggi

JAKARTA, (PR).- Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Syarkawi Rauf mengatakan harga yang masih tinggi disebabkan banyak faktor yang salah satunya ada dalam distribusi. Proses yang ada di tengah-tengah, antara produsen dengan pedagang itu menurutnya harus dicermati.