Asep Sunandar Sunarya: Dalang Perlu Pendidikan Tinggi

SENI BUDAYA

SOREANG,(PRLM).- Untuk mengikuti perkembangan jaman, seorang dalang saat ini harus berpendidikan tinggi. Sebab, dengan jenjang pendidikan yang tinggi Sang Dalang dapat memiliki wawasan yang luas.

Demikian yang dikemukakan Dalang Asep Sunandar Sunarya saat kunjungan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan ke Padepokan Seni Wayang Golek Giri Harja di Desa Jelekong, Kecamatan Baleendah, Selasa (1/5). Menurut Asep, perkembangan informasi yang ada sekarang tentunya harus diikuti dalang, agar cerita yang akan disampaikan dapat diminati audiens.

"Yoga (putranya,red-) yang juga dalang sekarang sekolah di Unpad. Kalau dulu jaman saya banyak dalang lulusan SD dan SMP," ucapnya.

Meskipun, para dalang seangkatannya hanya berpendidikan SMP bukan berarti ia tak mampu mengimbangi dan menghibur audiensnya. Karena, dengan membaca dan bergaul ia mampu membuat cerita pewayangan menjadi enak ditonton dan tak menjenuhkan.

"Apresiasi penonton sangat besar terhadap pewayangan. Oleh karena itu, dalang pun harus bisa mengikuti apresiasi penonton," katanya.

Menurut dia, saat ini di Jabar terdapat 3.000 dalang yang tersebar di 26 kab/kota. Dan, Bandung Raya serta Kab. Sukabumi merupakan pusat dari pewayangan tersebut.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, seni Wayang Golek memiliki nilai dan filosofi yang tinggi. Dalam sebuah pertunjukan wayang terdapat nilai-nilai luhur, tidak hanya sekedar tontonan saja, melainkan juga sarat dengan tuntunan dan ajaran-ajaran moral. Maka tidak heran jika seni wayang golek ini memiliki tempat tersendiri di hati seorang Ahmad Heryawan.

“Beda yah kalau kita nonton wayang dengan hiburan lainnya. Dalam setiap pertunjukan, para penontonnya saja duduk tertib tidak tibut atau bahkan terlibat perkelahian. Semuanya menyimak apa yang dituturkan oleh Ki Dalang dengan seksama hingga berjam-jam lamanya,” katanya.

Selain itu, kata Heryawan, seni wayang golek bisa dikatakan sebagai sebagai puncak atau intisari dari semua jenis kesenian dan kebudayaan. Karena dalam seni wayang golek terdapat berbagai seni, mulai dari seni suara, seni musik, seni gerak, seni teater,seni sastra, sejarah hingga tuntunan ajaran agama. (A-194/A-26).***

Baca Juga

Aksi Kamisan, Melawan Ketidakadilan dengan Berkesenian

SENI BUDAYA
Aksi Kamisan, Melawan Ketidakadilan dengan Berkesenian

Cepot akan Ber-Imlek-an di Kota Solo

SENI BUDAYA

SOLO, (PRLM).- Pada perayaan Tahun Baru Imlek 2567 atau tahun Masehi 2016 ini, tokoh Cepot dalam wayang golek tradisional Pasundan akan "menyemarakkan" Kota Solo.

Menikmati Seni Main-main Eko Nugroho

SENI BUDAYA

JAKARTA, (PRLM).- Saat saya membuka pintu Galeri Salihara, Jakarta, pemandangan piramida setinggi tiga meter yang terbentuk dari puluhan tabung gas ukuran 12 kilogram langsung menyambut.

Pameran Tiga Pelukis Indonesia di Darwin, Usung Tema Aborigin

SENI BUDAYA

DARWIN, (PRLM).- Tiga pelukis Indonesia, Nyoman Sani, Made Budhiana, dan Wayan Wirawan, mengusung tema aborigin dalam karya mereka yang akan dipamerkan pada Northern Centre for Contemporary Art di Darwin, mulai 23 Januari hingga 16 Februari 2016.