Penghentian Impor Daging dari AS tak Pengaruhi Pasar Ritel Jabar
BANDUNG,(PRLM).- Penghentian impor daging sapi dari Amerika Serikat tidak mempengaruhi pasokan daging di pasar ritel Jawa Barat. Selama ini, Amerika Serikat tidak termasuk daerah asal pengirim daging sapi impor beku.
“Daging impor yang masuk ke ritel Jawa Barat dikirim importir dari dua negara, Australia dan Selandia Baru. Amerika Serikat tidak ada,” kata Sekretaris Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jabar Henri Hendarta, Kamis (26/4).
Pernyataan tersebut dikemukakan menyusul pelarangan impor sapi dari Amerika Serikat. Hal ini terkait dengan temuan sapi gila atau bovine spongiform encephalopathy (BSE) di salah satu negara bagian, California. Pemerintah secara resmi melarang impor daging beku yang dikapalkan setelah 24 April dari kawasan tersebut untuk masuk ke Indonesia.
Namun Henri mengatakan, larangan ini tidak perlu membuat konsumen khawatir berlebihan mengenai keamanan produk. Di satu sisi, pasokan daging impor beku dari Amerika Serikat tidak masuk ke pasar Jawa Barat.
Kemudian di sisi lain, konsumen juga bisa memastikan terlebih dahulu produk daging yang akan dibeli, baik dari segi keamanan produk, ataupun asal daerah pengirim daging.
Diakuinya, daging impor memang menjadi salah satu komoditas yang dijual di pasar ritel. Selain memenuhi kebutuhan kalangan tertentu, keberadaannya juga untuk melengkapi pasokan daging sapi produksi lokal yang dinilai tidak bisa memenuhi seluruh permintaan pasar.
Biasanya, daging impor beku yang dijual di pasaran hanya untuk bagian tertentu, seperti hati.
“Sebelumnya memang lebih banyak porsi lokal, tapi karena permintaan bertambah, sekarang porsi lokal dan impor jadi berimbang,” katanya.
Temuan sapi gila di Amerika Serikat kali ini merupakan yang pertama selama enam tahun terakhir. Pada tahun 2003 silam, temuan sapi gila di Kanada berimbas langsung terhadap anjloknya ekspor sapi Amerika Serikat. Sejumlah negara tujuan ekspor melarang impor daging sapi dari kawasan tersebut. (A-179/A-89)***
pak tolong diperhitungkan
pak tolong diperhitungkan kembali soal pengurangan import daging dari australia dan new zeland....buat orang diatas coba turun kebawah buat lihat perkembangangan daging dipasaran, kami semakin susah pak karna stock lokal belum mampu memenuhi kebutuhan pasar di indonesia
Post new comment