Teori Big Bang Mendapat Kritikan

BOSTON, (PRLM).- Teori Big Bang yang diciptakan pada 40-an dinilai para fisikawan dunia masih memliki teka-teki apakah itu akan terjadi. Frederick Hoyle, astronom dan fisikawan yang menciptakan istilah, 'Big Bang', mencetuskan gagasan bahwa alam semesta mungkin akan ada selamanya dan memiliki waktu kelahiran.

Namun demikian, hal itu sekarang mendapat kritikan dari dua orang matematikawan yang membuktikan bahwa hal itu tidak mungkin. Alam semesta mungkin tidak memiliki akhir, tetapi alam semesta pasti memiliki awal.

Masa depan mungkin abadi, tapi masa lalu adalah tidak, itulah yang diungkapkan matematikawan dari Tufts University. "Salah satu pertanyaan yang paling dasar dalam kosmologi adalah apakah alam semesta memiliki awal atau telah ada selamanya,"kata matematikawan Audrey Mithani dan Alexander Vilenkin, seperti yang dilansir Daily Mail.

Alam semesta memperluas IS, hal itu cocok dengan teori sebuah benda padat yang meledak tak terhingga atau sering disebut "Big Bang". Dengan demikian, alam semesta tidak bisa memiliki 'duduk diam' sejak awal waktu. Namun, tiga teori alam semesta lainnya memungkinkan untuk terus berkembang dengan asumsi alam semesta tanpa membutuhkan 'awal.' (Daily Mail/CA-02/A-147)***

Komentari di Facebook !
Customize This