Anak Qaddafi Disiksa di Penjara
TRIPOLI, (PRLM).- Pengacara Saif al-Islam Qaddafi dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengatakan ada dugaan bahwa Saif mendapat perlakuan tidak layak di penjara Libya.
Dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip bbc, Jumat (6/4/12), pengacara mengatakan Saif ditahan di penjara yang nyaris terisolir dan sering dipukuli.
Mereka juga mengatakan bahwa tim jaksa telah diberitahu bahwa Saif hanya akan diadili untuk kejahatan kecil yang melibatkan lisensi onta dan tambak ikan.
Pemerintah Libya dan ICC masih berdebat mengenai siapa yang akan mengadili Qaddafi.
Dewan Peralihan Nasional Libya bersikeras bahwa ia harus diadili di dalam negeri, tetapi ICC mengatakan Libya wajib bekerja sama dengan pengadilan kejahatan perang di Den Haag dan harus segera menyerahkan Saif.
Pernyataan tim pengacara Saif al-Islam yang mengatakan bahwa baik mereka dan terdakwa telah diberitahu bahwa tidak ada cukup bukti untuk mengadili Saif dengan pasal "kejahatan serius."
Mereka menuduh pemerintah Libya "berusaha membalikkan keadaan" ketika menghadapi tenggat waktu menyerahkan qaddafi ke ICC dengan mengatakan mereka ingin menyelidiki Saif atas kejahatan perang.
Menurut ICC, Saif kini berada dalam "lubang hitam hukum" dan "hak-haknya dirampas."
Sementara pemerintah Libya mengatakan mereka sedang membentuk pengadilan khusus untuk mengadili Saif al-Islam dan menginginkan Saif diadili di Libya. (bbc/A-108)***
saif kan tidak begitu berat
saif kan tidak begitu berat kesalahannya,kok dilibat seperti salah besar di mana letak keadilan.wong bapaknya wajarlah di adili dan di tembak di tempat.memang dunia kita udah sekarat untuk menjadi seorang pejabat harus bunuh membenuh dulu................ampun tuhan.
Post new comment