Presiden Harus Tegas Terhadap Aksi Wamenkum

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar menegaskan, Presiden harus mengambil tindakan tegas terhadap perilaku pemukulan Wamenkum Denny Indrayana terhadap petugas LP Kelas II Pekanbaru, Darso Sihombing.

"Sebagai anggota DPR saya meminta presiden memberikan teguran keras, bila perlu mencopot jabatannya," tegas Agun kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4).

Melihat kelakukan Denny yang terkesan arogan, Agun menilai semua orang pasti marah apalagi anggota DPR. Pasalnya tindakan Denny tidak mencerminkan seorang pemimpin. "Jangankan anggota DPR, rakyatpun yang melihat pasti marah," ucapnya.

Jika Benar Denny Indrayana melakukan pemukulan, menurut politikus Golkar ini, akan sangat memalukan sama sekali dan tidak mencerminkan orang yang tahu soal hukum. "Ini kejadian yang sangat memprihatinkan, memalukan, seorang pakar hukum, pejabat di bidang hukum," tukasnya.

Agun menjelaskan peristiwa tersebut berawal pukul 02.30 dinihari, Wamenkum dan rombongan dari BNN, berusaha melakukan inspeksi mendadak di LP Kelas II Pekanbaru untuk memeriksa tiga narapidana yang diduga melakukan tindakan pencucian uang.

Wamenkum dan rombongannya berupaya masuk namun pintu tidak dibuka oleh petugas LP karena sesuai protap harus seijin Kepala LP setempat. Akhirnya petugas jaga saat itu menyerah dan membuka pintu, hingga terjadi pemukulan dan penendangan yang diduga dilakukan oleh ADC Wamenkum. (A-109/A-26).***

Baca Juga

Kecelakaan Lalu Lintas

Bus Rosalia Indah Masuk Jurang, Empat Penumpang Tewas

PURBAINGGA, (PR).- Bus Rosalia Indah jurusan Jakarta-Yogyakarta-Klaten masuk jurang sedalam lima meter di Jalan Raya Karangreja Dukuh Bayeman Deda  Tlahab Lor Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, Sabtu, 24 Juni 2017 dini hari.

Tren Kejahatan 2018: Teror Sasar Polisi

JAKARTA, (PR).- Pusat Kajian Kepolisian (Lemkapi) memperkirakan aksi teror masih akan mewarnai tren kejahatan pada 2018, dengan sasaran utama anggota dan markas kepolisian.

Bus Restu Terguling

JOMBANG, (PR).- Aparat Kepolisian Resor Jombang, Jawa Timur, menangani kasus kecelakaan tunggal bus Restu yang terguling di jalan lingkar Mojoagung-Jombang, menyebabkan seorang penumpang meninggal dunia.