Rabu, 22 May, 2013
Setelah Harga Naik

Konsumsi Pertamax Turun Hingga 50 Persen

PURWOKERTO, (PRLM).- Kendaraan mewah sudah mulai meninggalkan pertamax sejak sejak harga pertamax naik Rp 10.350,00 per liter. Mereka kembali menikmati bahan bakar minyak (BBM) jenis premium, karena adanya disparitas harga antara premium dan pertamax yang begitu besar.

Kondusi demikian mengakibatkan, konsumsi pertamax di wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian barat merosot hingga 50% dari sebelum ada kenaikan. Kepala Pemasaran Pertamina wilayah Jateng bagian barat, Nurhadi, mengakui, sejak harga pertamax naik dari Rp 10.100,00 menjadi Rp 10.350,00 konsumsi pertamax langsung merosot.

“Laporan dari pengusaha SPBU-SPBU yang berada di wilayah Jateng bagian barat menunjukkan kalau konsumsi pertamax menurun hingga 50% jika dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya," jelasnya, Senin (2/4).

Besar kemungkinan mereka beralih dengan menggunakan BBM bersubsidi yang jauh lebih murah. Diakui dengan adanya tren penurunan konsumsi pertamak, para pengusaha sudah mulai gelisah, investasinya bisa kembali dalam jangka waktu lama.

Padahal, lanjut Nurhadi, di wilayah Jateng barat dari 161 SPBU yang ada, 80% sudah melayani pertamax. “Dengan menurunnya konsumsi pertamax, para pengusaha SPBU juga mengeluh, karena omzetnya merosot. Membuat pemilik mobil yang biasanya membeli pertamax beralih ke premium,” ujarnya.

Asisten Manajer Eksternal Pertamina Unit Pemasaran Region IV Jateng-DIY Happy Wulansari juga mengatakan hal yang sama, konsumsi Pertamak di Jateng dan DIY turun. konsumsi normal 3200 kilo liter per bulan namun pada Maret ini turu menjadi 2570 kiloliter.

Padahal ketika pemerintah baru merencanakan pada 1 April BBM naik tapi kemudian batal Pertamina berupaya keras agar masyarakat beralih ke premium ke Pertamak. Namun upaya tersebut tidak hanya gagal tapi konsumen pertamak lari ke premium. (A-99/A-147)***

Post new comment

Konten ini di bersifat pribadi dan tidak akan diperlihatkan kepada publik If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Alamat Web dan e-mail otomatis menjadi link.
  • HTML Tag yang diijinkan: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragrap akan di break otomatis.
  • Filtered words will be replaced with the filtered version of the word.

Informasi lanjutan tentang opsi format HTML yang berlaku.

CAPTCHA
.

KOMENTAR