Angka Kematian Ibu (AKI) Kab. Tasikmalaya Tinggi

JAWA BARAT

TASIKMALAYA, (PRLM).- Angka kematian ibu (AKI) di Kabupaten Tasikmalaya tinggi, masuk lima besar tertinggi di Jawa Barat pada tahun 2011 kemarin. Dari segi jumlah kasus kematian ibu (pada masa kehamilan hingga nifas) pun mengalami peningkatan dari tahun 2010 lalu yaitu dari angka 45 kasus menjadi 54 kasus pada 2011 atau naik sebanyak 15 persen.

Adapun kematian dari 38.970 kelahiran tersebut mayoritas terjadi pada masa persalinan (40 persen), lainnya pada waktu nifas (33 persen)dan ketika mengandung (22 persen).

Penyebabnya, banyak faktor di antaranya faktor ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan, dan politik. Pada faktor ekonomi tersebut mempengaruhi pada masalah asupan gizi ibu hamil yang pada akhirnya merembet pada masalah kesehatan ibu. Selain itu pada pendidikan, berkorelasi pada pengetahuan ibu hamil. Lainnya faktor pelayanan kesehatan yang dalam hal ini mencakup ketersediaan layanan atau sarana persalinan dan sumber daya manusia pelayanan kesehatan.

Kepala Bidang Pembinaan Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kab. Tasikmalaya, Dadan Hamdani mengatakan, pihaknya harus menekan angka kematian ibu pada tahun 2012 dengan membenahi kekurangan atau penyebab kematian tersebut. Di antaranya, dengan terus memberikan sosialisasi terhadap posyandu dan membentuk kelompok ibu-ibu hamil untuk berbagi informasi mengenai kehamilan.

"Lainnya, sebagai pelengkap layanan persalinan, kami akan menambah sembilan poned di sembilan kecamatan seperti di Sukaresik, Sukahening, Pancatengah, Cineam, Bojongasih, dan Sukaratu. Hal itu guna mendekatkan layanan persalinan kepada masyarakat,"kata dia yang ditemui di kantornya, Jln Tanuwijaya, Kota Tasikmalaya, Jumat (30/3/12). (A-183/A-88)***

Baca Juga

Kejari Tahan Kepala MAN Terkait Korupsi Ruang Belajar

JAWA BARAT
DEDE Kamaludin, Kepala Madrasah Negeri di Cianjur, digelandang menuju Lembaga Pemasyarakatan Cianjur, Kamis (5/6/2015). Dede menjadi tersangka pembangunan ruang belajar di MAN Pacet Kabupaten Cianjur dengan total anggaran Rp 4,5 miliar.*

CIANJUR, (PRLM).- Kepala salah satu madrasah aliyah negeri di Cianjur, Moh. Dede Kamaludin ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur. Pria 50 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan ruang belajar MAN Pacet Kabupaten Cianjur tahun 2011.

Alkon Pil dan Suntik Masih Jadi Pilihan Utama

JAWA BARAT

SUKABUMI,(PRLM).-Alat kontrasepsi jenis suntik dan pil di Kabupaten Sukabumi masih menjadi pilihan utama akseptor keluarga berencana.

Meski demikian, tren pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang, saat ini cenderung meningkat.

Keluarga Miliki Peran Penting Wujudkan Kepribadian

JAWA BARAT

BOGOR,(PRLM).-Lingkungan memiliki peran penting dalam memujudkan kepribadian individu, khususnya lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga merupakan basis awal kehidupan bagi setiap manusia dimana awal pendidikan sebenarnya dimulai.

Pedagang Rugi Akibat Isu Merica Palsu

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Merica palsu juga ditemukan di wilayah Garut, tepatnya di Pasar Tradisional Cibatu. Bahkan beredar isu bahwa pabrik pembuatan merica palsu pun berada di dekat kawasan tersebut yaitu di Kampung Cicageur, Desa Padasuka, Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut.